Rudal Jelajah Kalibr Rusia vs Tomahawk AS, Canggih Mana?
- GlobalSecurity.org
Pengembangan proyek militer ini berlangsung selama dua tahun hingga 1983, di mana saat itu Tomahawk resmi bertugas. ketika sistem rudal masuk ke layanan. Tomahawk sendiri ambil bagian dari pertempuran sebenarnya pada 1991 dalam Perang Teluk I.
Kala itu, kapal perang dan kapal selam AS meluncurkan 288 Tomahawk yang menyasar obyek strategis Irak. Namun sayang, hanya 50 persen yang mencapai target. Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menolak untuk membahas lebih dalam.
Empat tahun kemudian, Pentagon akhirnya mengakui bahwa Tomahawk kurang efektif. Hingga kini, Angkatan Laut AS masih dilengkapi dengan 3.500 rudal jelajah Tomahawk.
Mayoritas jenis RGM/UGM-109E Blok 4. Ini merupakan Tomahawk generasi keempat. Selama 30 tahun terakhir, AS telah meluncurkan lebih dari 2.000 Tomahawk.
Pada 2014, 47 Tomahawk ditembakkan dengan sasaran objek-objek militer ISIS. Titik lemah utama dari Tomahawk modern, antara lain, ada di kecepatan penerbangan yang relatif rendah. Sehingga, sangat riskan untuk menangkal sistem pertahanan udara lawan.
Kemudian, kesulitan dengan sistem peperangan elektronik dan tidak memiliki kemampuan siluman atau mampu terhindar dari radar lawan.
