Foto Korban Perkosaan Dibotaki Bikin Marah Warga Bangladesh

Ilustrasi/kekerasan
Sumber :
  • inmagine

VoxPop.co.id – Polisi Bangladesh menangkap empat pria dengan dugaan pemerkosaan. Penangkapan dilakukan setelah foto korban dan ibunya yang dibotaki beredar luas dan mengundang kemarahan publik.

img_title Cerita di Balik Kerbau Albino 'Donald Trump' yang Mendadak Batal Disembelih saat Idul Adha

BBC memberitakan, polisi telah menangkap Tufan Sarker, salah seorang anggota partai yang berkuasa Liga Awami. Istri Sarker, Asha Katun, juga dalam buruan polisi. Katun dituduh menjadi otak di balik pemukulan dan penggundulan kepala korban dan ibunya.

Polisi Bangladesh di distrik Bogra menahan Sarker, politikus berusia 25 tahun pada hari Jumat lalu. Ia dituduh memerkosa dan mengancam korban.

img_title Heboh Kerbau Albino Mirip Donald Trump Batal Disembelih, Ada Apa?

"Ia mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika berani berbicara kepada siapa pun," ujar polisi. Polisi juga menangkap tiga pria lainnya yang dituduh bersekongkol dalam kasus pemerkosaan tersebut.

Kepada polisi, korban mengatakan, istri Sarker menuduhnya berselingkuh dengan Sarker. Meski ia sudah membantahnya namun ia tetap dianiaya.

img_title Heboh Kerbau Kurban di Bangladesh Disebut Mirip Donald Trump

"Mereka mencukur habis kepala saya. Saya sudah berulang kali meminta maaf, tapi mereka tak mendengarnya. Bahkan memukuli ibu saya dan menggundulinya juga," ujar korban kepada media setempat.

Kasus ini terendus publik setelah foto korban dan ibunya dengan kepala plontos beredar. Warga Bangladesh yang marah menuntut polisi menangkap pelaku dan menyelesaikan kasus tersebut secara hukum. (ase)

Pemuda Bangladesh histeris lihat Argentina gagal juara Piala Dunia 2026

Viral, Pemuda Bangladesh Histeris hingga Hampir Pingsan Lihat Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026

Seorang pemuda Banglades terlihat histeris bahkan hampir pingsan tak lama setelah tim jagoannya Argentina bertekuk lutut dari Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026.

img_title
VoxPop.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut