Serang Orang-orang Pakai Kapak, Dikejar Polisi Berhelikopter

Ilustrasi kapak
Sumber :
  • REUTERS

VoxPop – Seorang remaja berusia 17 tahun asal Latvia menyerang dan melukai beberapa orang dengan menggunakan kapak di sebuah desa di Swiss pada hari Minggu malam, 22 Oktober 2017 waktu setempat. Polisi mengatakan tidak ada indikasi serangan terorisme dalam insiden ini.

img_title Anggota DPR Muslim AS Diserang-Disemprot Cairan di Minneapolis, Pelaku Dibekuk

Polisi negara bagian Gallen mengatakan, penangkapan dilakukan sesaat setelah pukul 8 malam ketika remaja tersebut menyerang beberapa orang di sebuah alun-alun kota di Flums, wilayah timur laut negara tersebut.

Dia kemudian melarikan diri menggunakan mobil curian yang kemudian berakhir dengan sebuah kecelakaan. Polisi menutup jalan dan menggunakan helikopter dan terbang di sekitar lokasi kejadian saat mereka mencoba menangkap si penyerang.

img_title Wagub Kalbar Geram WNA China Serang TNI, Instruksikan Disnaker Selidiki TKA China di Ketapang

Diberitakan Telegraph, tersangka terus berjalan kaki saat menyerang lebih banyak orang di sebuah pom bensin di mana dia akhirnya ditangkap polisi. Pihak berwenang menduga remaja yang ditangkap itu bertindak sendiri dan menyatakan tidak ada indikasi bahwa dia memiliki hubungan dengan jaringan ekstremis.

Polisi tidak menyebutkan dengan pasti jumlah orang yang terluka dan menegaskan bahwa mereka bekerja untuk memastikan jumlah dan menangani korban. Aparat juga belum menyampaikan motif penyerangan tersebut.

img_title Kronologi WN China Serang Anggota TNI Pakai Parang hingga Airsoft Gun di Ketapang: Berawal Drone di Area Latihan Militer


 

Lokasi kejadian terjadinya kericuhan antara terduga pelaku bandar narkoba dan anggota Polres Katingan

Bandar Narkoba Pembunuh 3 Anggota Polri Akhirnya Ditangkap, 3 Orang Lainnya Jadi Tersangka

Tiga dari lima orang yang melakukan penyerangan hingga membuat tewasnya tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Kalteng, ditetapkan jadi tersangka.

img_title
VoxPop.co.id
9 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut