Bermodal Kain Sarung, 7 Napi Rutan Sipirok Sumut Kabur dari Sel Penjara

Foto napi Rutan Sipirok berhasil melarikan diri.
Sumber :
  • VoxPop/B.S. Putra.

VoxPop Kriminal – Sebanyak 7 narapidana (napi) Rutan Kelas IIB Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, berhasil melarikan diri dengan menjebol tembok toilet di dalam sel penjara, Senin dini hari, 7 November 2022, sekitar pukul 04.00 WIB.

img_title Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

"Sesuai dengan laporan disampaikan Kepala Rutan Sipirok tadi pagi, telah terjadi 7 orang narapidana melarikan diri, dengan cara membobol tembok bak WC (toilet) di kamarnya (sel)," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sumut, Erwedi saat dikonfirmasi VoxPop, Senin 7 November 2022.

Erwedi menjelaskan kronologi larinya 7 napi kasus narkoba hingga pencurian tersebut. Bahwa para napi itu, menjebol tembok langsung tembus ke bagian luar Rutan tersebut. 

img_title Nikita Mirzani Ngaku Dapat Intimidasi usai Kritik Kasus Korupsi Febrie, Ditjenpas DKI Bantah

Ilustrasi Penjara

Photo :
  • Istimewa

"Diperkirakan terjadi sekitar jam 3 hingga jam 4 pagi. Karena, jam 4 sudah ada wargabinaan melarikan, karena ada tembok dibobol. Dari kamar itu, ada 16 orang, yang lari cuma 7 orang," kata Erwedi.

img_title Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK Dinilai Sudah Tepat, Proses Hukum Diminta Berjalan Tanpa Intervensi

Pada pukul 03.10 WIB, petugas Rutan melakukan kontrol seluruh sel napi. Erwedi mengungkapkan belum terjadi kaburnya napi tersebut. Selanjutnya, dilakukan kontrol kembali sekitar 30 menit kemudian, baru diketahui ada penghuni rutan yang melarikan diri.

"Posisi malam itu, hujan deras tidak terlalu terdengar oleh petugas. Jam 3.10 ada petugas yang kontrol. Belum ada kejadian, saat kontrol lagi pada hampir jam 4, kontrol lagi sudah tidak ada lagi," kata Erwedi.

Erwedi mengatakan pihaknya menemukan tembok sel dalam keadaan jebol. Begitu juga, ditemukan barang bukti kain sarung digunakan 7 napi itu, untuk turun dari tembok tinggi Rutan tersebut.

"Ditemukan bekas memanjat tembok juga, menggunakan sarung untuk turunnya. Dengan kondisi hujan deras, dan Rutan Sipirok sudah koordinasi dengan pihak kepolisian di Polres Tapsel," ucap Erwedi.

Erwedi mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya sudah turun ke Rutan Sipirok untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi terkait napi kabur tersebut. Termasuk, pihak kepolisian melakukan pencarian serta penangkapan kembali wargabinaan itu.

"Kami dari Kanwil juga sudah berkoordinasi dengan bapak Kapolda untuk meminta bantuan, agar pak Kapolda bisa mengerahkan beberapa Polres sekitar Tapsel melakukan pencarian, pengejaran dan penangkapan Kembali tujuh orang tersebut," tutur Erwedi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut