Disoraki Warga, Polisi Giring Empat Penyerang Warga dengan Senjata Tajam Tanpa Sebab

Polisi menggelandang empat orang penyerang warga dengan senjata tajam tanpa sebab di Jalan Merdeka, Gang Muha, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 28 Desember 2022.
Sumber :
  • VoxPop/Muhammad AR

VoxPop Kriminal – Tim Kujang Polresta Bogor Kota menangkap orang tak dikenal pelaku penyerangan warga tanpa sebab. Mereka digiring oleh polisi ke lokasi yang mereka serang. Mereka meminta maaf dan pelaku mengaku perbuatannya demi eksistensi diri semata.

img_title Tawuran Antar Kelompok Remaja di Cilincing Jakut Pecah! Satu Orang Tewas Akibat Luka di Kepala dan Tangan Putus

Tampak para pelaku menundukkan kepala saat di hadapan dengan warga sekalian meminta maaf dengan menyesali perbuatan mereka.

"Saya untuk eksistensi, Pak, menunjukkan berani melakukan itu," kata pelaku, disambut sorakan massa. Warga meneriaki mereka karena telah mengancam orang tua.

img_title NasDem Target Masuk 3 Besar Pemilu 2029, Saan Mustopa Kirim Pesan Tegas ke Kader Muda

Polisi menggelandang empat orang penyerang warga dengan senjata tajam tanpa seba

Photo :
  • VoxPop/Muhammad AR

Kepala Satua Resesre Kriminal Polresta Bogor Kota AKP Rizka Fadhila mengatakan, ada dua kasus penyerangan yang dilakukan oleh para pelaku dan salah satunya terekam CCTV dan viral di media sosial.

img_title Prananda Surya Paloh Dorong Anak Muda Berkontribusi, Tak Harus Lewat Jalur Politik

"Ada dua pengungkapan kasus mengenai masalah pengancaman ataupun penyerangan dengan sajam. Kasus tersebut sempat viral di medsos pada 24 Desember, TKP Jalan Merdeka Gang Muha Kelurahan Menteng Bogor Barat," katanya di Gang Muha, Kelurahan Menteng, Kota Bogor, Rabu, 28 Desember 2022. 

Penyerangan terhadap warga terjadi pada dini hari 22 Desember. Ketiga pelaku datang dengan menggunakan senjata tajam memasuki area gang Muha. Mereka kemudian mengintimidasi warga di lokasi. Mereka berinisial MR, RAH, dan ZF, yang ditangkap di tempat berbeda. 

Polisi sita sejumlah senjata tajam dari para pelaku tawuran pelajar beberapa waktu lalu. (Foto Ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA Foto/Yulius Satria Wijaya

"Motifnya adalah mereka ini eksistensi unjuk gigi. Jadi, hanya untuk show off [bahwa] mereka ini berani. Makanya mereka menantang di area perkampungan. Barang buktinya masih kami lakukan pendalaman sesuai dengan CCTV yaitu dua sajam," kata Rizka.

Selain di lokasi ini pelaku menangkap satu pelaku penyerangan yang terjadi di Sindangrasa, Bogor Timur. Pelaku berinisial AF, yang ditangkap oleh Tim Kujang sebelum ketemu dengan lawannya dan warga.

Pelaku bukan pelajar melainkan pemuda yang rata-rata berusia 20 tahun. Aksi pengancaman warga itu dilakukan dengan mencari sasaran acak dan mencari lawan di media sosial. Sebelum menyerang, para pelaku mengkonsumsi minuman beralkohol. 

"Mereka ini, melihat di medsos di mana mungkin ada gerombolan pemuda yang eksis. Kemudian lokasinya mereka (musuhnya) di-share dan didatangi secara langsung untuk menantang untuk berkelahi," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut