Pengakuan Mengejutkan Didi Bunuh Marhani Kepsek TK di Bantaeng karena Asmara

Ilustrasi tersangka kasus kejahatan diborgol
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VoxPop Kriminal - Seorang wanita bernama A Marhani (40) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan tewas diduga jadi korban dianiaya. Korban diketahui berprofesi sebagai Kepala sekolah (kepsek) Taman Kanak-kanak itu diduga tewas di tangan sang kekasih bernama Didi.

img_title Deretan Fakta Ajang Pemilihan Seleksi Paskibraka Pemprov Sulsel 2026, Dugaan Kecurangan hingga Isu Transparansi

Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Rudi menjelaskan, korban awalnya pingsan usai dianiaya di depan rumah pacarnya pada Minggu 19 Maret 2023. Setelah itu, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama tiga hari kemudian meninggal dunia.

"Jadi, korban yang merupakan Kepala sekolah TK ini awalnya ditemukan saksi sudah pingsan. Kemudian, korban di bawa ke RS dan dirawat selama tiga hari di sana kondisinya menurun hingga meninggal dunia," kata Rudi saat dikonfirmasi, pada Selasa 4 April 2023.

img_title Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming oleh Oknum Kepala Sekolah SMK di Pamulang

Ilustrasi pelaku

Photo :
  • ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kuat dugaan korban dianiaya oleh kekasihnya. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya korban tepat di depan rumah sang pacar. 

img_title ICATT Perkuat Sinergi Ormas Islam Sulsel, Dorong Aksi Nyata Umat

Kemudian, dugaan juga menguat lantaran sang kekasih tiba-tiba menghilang pasca kejadian.

"Jadi dari hasil penyelidikan. Pelaku penganiayaan itu mengarah pada sang kekasih korban yakni inisial D," ungkapnya

Pun, saat ini polisi memburu pelaku Didi yang sempat buron dua pekan setelah kejadian. Pelaku diamankan polisi saat kembali ke rumahnya di Bantaeng pada Minggu, 2 April. "Pelaku ditangkap di kediamannya setelah sempat buron dua pekan," ujarnya.

Saat diinterogasi, pelaku Didi mengaku melakukan  penganiayaan dipicu masalah asmara. Menurut Rudi, korban dan pelaku sempat cekcok.

Namun, dari hasil pemeriksaan itu, polisi belum mengetahui cara pelaku menganiaya korban. Rudi menyebut jika pihaknya masih hendak merampungkan pemeriksaan pelaku.

"Hasil pemeriksaan sementara motif pelaku karena asmara. Mereka habis ribut. Adapun cara pelaku menganiaya itu belum bisa kami jelaskan lebih jauh karena masih kita rampungkan pemeriksaan," tuturnya.

Kejanggalan Ajang Pemilihan Seleksi Paskibraka 2026

Update Kasus Seleksi Paskibraka Pemprov Sulsel yang Sempat Viral, Berujung ...

Polemik seleksi Paskibraka Sulsel yang sempat viral berakhir damai. Keluarga Cathlyn menerima hasil seleksi BPIP dan meminta publik menghentikan perdebatan berujung.

img_title
VoxPop.co.id
5 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut