Miris! Anak TK di Pekanbaru Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Temannya

Lokasi sekolah di Pekanbaru yang diduga tempat terjadinya kekerasan seksual
Sumber :
  • Muhammad Arifin (Riau)

Pekanbaru  – Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun di Kota Pekanbaru diduga menjadi korban tindak kekerasan seksual oleh teman sekolahnya di bangku taman kanak-kanak (TK). Kejadian yang menimpa anak ini menimbulkan trauma yang mendalam pada korban, seperti yang diungkapkan oleh ayahnya, Senin (15/1/2023).

img_title Polisi Minta Waktu Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan Oknum Pendeta

Ayah korban menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi beberapa bulan lalu. Meskipun pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke pihak sekolah, ia merasa bahwa sekolah terkesan mengabaikan kasus ini bahkan melindungi pelaku.

"Baik pihak sekolah maupun keluarga pelaku tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya.

img_title Lansia 90 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Grobogan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Ilustrasi eksploitasi seksual anak (picture-alliance/ZB)

Photo :
  • dw

Tidak hanya itu, Ayah dan Ibu korban juga mengalami tekanan dan ancaman dari pihak sekolah. Bahkan, Ibu korban pernah mengamuk di sekolah karena merasa tidak puas dengan penanganan kasus tersebut.

img_title Polisi Selidiki Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bekasi, Terduga Pelaku Masih Diburu

Setelah tidak menemukan solusi, keluarga korban mengadu ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Pekanbaru. Meskipun demikian, proses mediasi tidak menghasilkan penyelesaian yang memuaskan. Oleh karena itu, keluarga korban membuat laporan terkait perkara ini ke Polsek Tampan.

Pasca kejadian yang tidak menyenangkan tersebut, Ayah korban menyatakan terdapat perubahan pada perilaku anaknya.

"Anak menjadi mudah marah dan tantrum," ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, menjelaskan bahwa penanganan perkara ini kini berada di bawah kendalinya dan masih dalam proses penyelidikan.

"Masih dalam tahap penyelidikan. Karena melibatkan anak di bawah 12 tahun, kita akan menerapkan sistem peradilan anak," kata Kompol Bery.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak, mengingat baik korban maupun pelaku merupakan anak di bawah umur.

Bery menyatakan bahwa saat ini telah dilakukan pemeriksaan saksi terhadap orang tua korban, dan selanjutnya pihaknya akan memanggil pihak sekolah untuk diperiksa pada Kamis mendatang. (Muhammad Arifin/Pekanbaru)

Paus Leo XIV

Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

Di tengah eskalasi konflik yang meningkat di Timur Tengah, Paus Leo XIV kembali menggemakan seruan perdamaian. Hal tersebut disampaikan Paus Leo XIV dalam khotbah Angelus

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut