Sosok Anggota DPRD Lampung Tengah Tersangka Penembakan: Elite Gerindra-Caleg Terpilih 2024

Polisi rilis kasus warga tewas kena tembakan senpi anggota DPRD Lampung Tengah.
Sumber :
  • tvOne-Pujiansyah

VoxPop – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Muhammad Saleh Mukadam (39), telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang warga bernama Salam (35). Insiden berdarah itu terjadi di Dusun 1 Mataram Ilir, Seputih Surabaya, Lampung Tengah, Sabtu, 6 Juli 2024, sekitar pukul 10.00 WIB.

img_title Detik-detik Diding Boneng Meninggal Dunia, dari Sakit Maag Berujung Stroke

MSM diduga secara tak sengaja menembakkan senpi saat pesta pernikahan penyambutan besan di rumah Aliudin, Dusun 1 Mataram Ilir. MSM saat itu bermaksud membunyikan letusan senpi ke udara hanya untuk memeriahkan acara.

Kasus penembakan ini berawal dari tradisi melepaskan tembakan ke udara dalam acara pernikahan adat Lampung. Namun, tembakan yang dilepaskan MSM justru menyasar seorang warga bernama Salam hingga meninggal dunia

img_title Diding Boneng Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terakhirnya

Polisi menetapkan anggota DPRD Lampung Tengah tersangka penembakan

Photo :
  • tvOne/Pujiansyah

Muhammad Saleh Mukadam, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Tengah, kini berada di tahanan Mapolda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden yang menggemparkan masyarakat lokal ini.

img_title Basarnas: Sebanyak 232 Korban KM. Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi

Kembali Terpilih di 2024

Mukadam kembali terpilih sebagai wakil rakyat melalui Partai Gerindra pada Pemilihan Umum Februari 2024, dengan meraih dukungan sebanyak 6.327 suara dari daerah pemilihan II, meliputi Rumbia, Seputih Surabaya, Bandar Mataram, Bumi Nabung, Bandar Surabaya, dan Putra Rumbia.

Dari data yang dihimpun, harta kekayaan Mukadam mencapai Rp987.324.455, sebagaimana tercatat dalam laporan kekayaan yang diajukan sebagai anggota DPRD.

Mukadam, yang berasal dari Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, memiliki latar belakang yang kuat dalam politik lokal. Dia juga aktif sebagai Wakil Ketua I DPC Gerindra Lampung Tengah, menunjukkan perannya dalam struktur partai di tingkat daerah.

Peristiwa penembakan ini telah mengguncang masyarakat setempat dan menjadi perhatian nasional karena melibatkan seorang anggota DPRD yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh masyarakat yang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik di Lampung Tengah.

Selain mengamankan 4 pucuk senpi ilegal, polisi juga menyita amunisi peluru, magazine, tas senjata, box senpi kosong, alat pembersih Senpi, dan surat Garuda Shooting Club.

Kasus penembakan ini berawal dari tradisi melepaskan tembakan ke udara dalam acara pernikahan adat Lampung. Namun, tembakan yang dilepaskan MSM  menyasar seorang warga bernama Salam (35) hingga meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut