Sempat Tegang, FPI dan Tempo Akhirnya Berdamai

Suasana mediasi antara pengurus FPI dan tim Tempo
Sumber :
  • VoxPop/Anwar Sadat

Massa FPI terlihat kurang puas dan memaksa Arif untuk meminta maaf atas karikatur tersebut. Bahkan, masa yang ada di atas mobil komando sempat meneriaki di depan muka Arif untuk meminta maaf, dan ada juga diantaranya yang mencabut kacamata Arif dan melemparkannya ke bawah.

img_title FPI: Kartun Tempo Melecehkan Ulama dan Cucu Rasullulah

"Kita jangan bubar dulu, sebelum dia (Arif) meminta maaf," kata salah satu massa yang ada di atas mobil komando.

Karena hal tersebut, Arif akhirnya memenuhi keinginan masa aksi. "Jadi gini, kerja Jurnalistik itu, menyimpan dhoif-nya. Kalau satu majalah Tempo menimbulkan ketersinggungan, saya meminta maaf," ujarnya.

img_title Pemred Tempo Yakin Karikatur Tak Singgung Siapa Pun

Ucapan tersebut akhirnya dapat diterima oleh masa aksi. Mereka melanjutkannya dengan salawat dan secara teratur membubarkan diri.

Perwakilan massa FPI dari Sekjen Persaudaraan Alumni 212, Ustaz Bernard Abdul Jabar mengatakan, masalah ini sudah selesai. "Seperti yang kita sampaikan tentang konten dari apa yang disampaikan oleh pihak Tempo Grup, maka Insya Allah permasalahannya ini akan menjadi clear," ujarnya saat selesai mediasi.

img_title Antara FPI, Kartun Tempo dan Adegan Rangga Cinta di AADC 2

Pihaknya telah menyampaikan somasi kepada Tempo untuk segera diterbitkan. Jika tidak diterbitkan, mereka akan kembali mendatangi kantor Tempo. Mereka berharap, Tempo tak mengulangi kesalahan serupa.

"Kita lihat besok diterbitkan atau tidak. Tetapi, kalau tidak diterbitkan, ya kita akan datang lagi," ujarnya.

Budi Arie Setiadi

Alasan Budi Arie Adukan Majalah Tempo ke Dewan Pers hingga Tuntut Permintaan Maaf

Budi Arie Setiadi, melaporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers pada Senin kemarin. Langkah ini diambil setelah Budi Arie mempersoalkan isi dan sampul depan edisi terbaru.

img_title
VoxPop.co.id
19 November 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut