Fahri Hamzah Tuding Sohibul Iman Mengulur Penyelidikan
- VoxPop.co.id/ Reza Fajri.
VoxPop – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menyebut Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman nampak mengulur penyelidikan. Sebab, Sohibul Iman dikabarkan akan menyeret Majelis Syuro PKS.
Menurut Fahri hal itu terbukti dari Sohibul yang nampak ingin melibatkan nama lain ke dalam laporan yang ia buat. Menurut Fahri, Sohibul ingin polisi memeriksa Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Al-Jufri dalam kasus itu sebagai saksi guna membuktikan laporan Fahri tidak tepat.
Padahal Fahri merasa Salim Al-Jufri tak ada kaitannya sama sekali. Sebab, yang ia permasalahkan hanyalah pernyataan Sohibul di salah satu stasiun televisi swasta juga di media massa yang diduga telah mencemarkan nama baiknya karena tak memiliki bukti yang kuat.
Setidaknya, materi itulah yang ditanyakan pada Fahri oleh penyidik dalam pemanggilannya kembali sebagai saksi pelapor atas laporannya tehadap Sohibul hari ini, Rabu 2 Mei 2018. Ada lima atau enam pertanyaan yang diklarifikasi ke dirinya.
"Yang bersangkutan tetap mau menyeret Ketua Majelis Syuro, kalau tetap mau menyeret, saya punya cara sendiri, dan saya membatasi peristiwa ini hanya pada pernyataan Shohibul Iman di media massa saja, saya tidak mau yang lain-lain," ucap Fahri di Mapolda Metro Jaya, Rabu 2 Mei 2018.
Untuk itu, Fahri meminta penyidik fokus pada pernyataan Sohibul yang dia permasalahkan saja, tidak ke pernyataan Sohibul yang meminta agar Salim Al-Jufri untuk diperiksa sebagai saksi karena hal itu dirasa belum perlu. Kata Fahri, Sohibul nampak tak mau bertanggung jawab atas perbuatannya sehingga ingin melebarkan kasus kemana-mana.
"Lebarin ya, itu nanti kan itu dia mau bilang bahwa dia dengar dari si A, si B, ya jangan dong dia sendiri enggak mengetahui, enggak pernah mendengar ada peristiwa dengan saya kan. Dia kan enggak tahu, enggak pernah bertemu saya, tapi dia ngarang cerita gitu loh, dan dia nyatakan di depan umum, di depan publik bahwa saya bohong dan membangkang, itu aja yang saya persoalkan, jangan ngajak orang lain," katanya.
