Dua Kubu Penghuni Apartemen di Bogor Saling Tuding soal Listrik Padam

Dua warga penghuni Apartemen Bogor Valley di Bogor, Jawa Barat, mengungsi ke lobi apartemen karena aliran listrik di rumah susun itu diputus oleh PLN pada Jumat, 29 Maret 2019.
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad AR

VoxPop – Dua kubu asosiasi warga penghuni Apartemen Bogor Valley di Bogor, Jawa Barat, saling tuding tentang penyebab aliran listrik di rumah susun itu dipadamkan oleh PLN pada Jumat, 29 Maret 2019. Akibatnya apartemen itu gelap gulita semalaman.

img_title Polisi Periksa Sekuriti Apartemen Kalibata City Buat Usut Tewasnya Dokter Magang yang Jatuh dari Lantai 18

Kedua asosiasi warga masing-masing bernama Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Susun, tetapi satu disingkat PPPSRS dan yang lain P3SRS. PPPSRS diketuai Budi Setyanto, sedang P3SRS dipimpin Ria Andriani.

Kubu PPPSRS, melalui pengacaranya Oteu Herdiansyah, menuding pemutusan aliran listrik pada malam 29 Maret itu gara-gara arogansi P3SRS. Menurutnya, P3SRS melakukan 'jumper' atau 'loss stroom' atas seluruh kWh Meter milik anggota Paguyuban yang mendaftar.

img_title Rosan: Danantara Housing Bakal Bantu Pasarkan Rumah dan Apartemen BUMN Belum Terjual

Akibatnya, kata Oteu, tagihan listrik untuk Maret 2019 melonjak sehingga tak terbayarkan. Mereka sudah meminta toleransi tenggat pembayaran tagihan hingga 1 April kepada PLN tetapi perusahaan listrik itu menolak sehingga terpaksa memutus aliran listrik di sana.

"P3SRS bentukan warga yang diketuai Ria [Andriani] hanya membebankan Rp300.000 per bulan untuk pemakaian sepuasnya listrik apartemen selama sebulan. Atas tindakannya tersebut mengakibatkan penjualan listrik secara sah yang dilakukan anggota Perhimpunan sangat kecil dan berbanding terbalik dengan tagihan listrik yang ada," kata Oteu kepada VoxPop, Kamis, 4 April 2019.

img_title Ibu Dokter Magang yang Tewas Jatuh Dari Lantai 18 Apartemen Kalibata City Alami Syok

Oteu juga mengklarifikasi tuduhan P3SRS yang menyebut PPPSRS tak membayar biaya operasional gedung, termasuk biaya tagihan listrik. "... selalu dibayar oleh pihak pengurus PPPSRS pimpinan Budi Setyanto ..." PPPSRS, katanya, bahkan sampai menunjuk PT Tangguh Cakra Buana sebagai konsultan kepengelolaan gedung profesional guna mengatur segala operasional.

Oteu, mewakili PPPSRS, mengajak seluruh warga, termasuk mereka yang tergabung dalam P3SRS, untuk rekonsiliasi atau bermusyawarah mencari solusi terbaik agar perstiwa serupa tak terulang lagi. Dia juga mengajak kubu P3SRS bergabung dengan PPPSRS dengan ketua yang sah, Budi Setyanto.

P3SRS menyangkal

Dikonfirmasi terpisah, Ria Andriani sebagai Ketua P3SRS menepis tudingan loss stroom PLN. Ia mengklaim pengalihan listrik resmi mendapatkan izin dari PLN. Di Apartemen Bogor Valley terdapat 694 unit kamar dengan 50 unit belum terjual, 100 belum serah-terima. Sisanya 540 dengan penghuni 398 unit berpihak dan mendukung P3SRS bentukan warga, sekitar 92 orang berpihak ke PPPSRS, dan 50 pemilik tidak memilih keduanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut