Depresi Usai Diperkosa Bergilir, ABG Coba Melompat di JPO Margonda

AF (17 Tahun) mengaku diperkosa bergantian usai dicekokin narkoba.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Zahrul Darmawan

VoxPop – Seorang remaja perempuan berinisal AF (17 tahun) mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), di kawasan Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat, pada Rabu 10 Juli 2019. Pada petugas, wanita berparas cantik itu mengaku putus asa usai dicekoki narkoba hingga digilir sejumlah pria. 

img_title Siapa RM Napitupulu? Keponakan Hotman Paris yang Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel

Data yang berhasil dihimpun VoxPop menyebutkan, nyawa AF selamat lantaran upayanya untuk melompat dari atas jembatan tersebut diketahui sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang tengah berjaga di sekitar lokasi kejadian.

“Jadi dia ini sempat melompat tapi nyangkut di pagar. Nah anggota yang kebetulan lagi jaga di bawah JPO melihat dan langsung berlari naik ke tangga menyelamatkan wanita tersebut. Alhamdulillah dia bisa kita selamatkan sebelum jatuh,” kata Kasi Transmastibum Satpol PP Kota Depok, Agus Muhammad

img_title Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel, Pengacara Rocky Napitupulu Dipolisikan Hotman Paris Terkait Penggelapan

Oleh petugas, AF kemudian diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos). “Kita belum tahu apa pemicunya tapi yang kita lihat dia ini sepertinya sedang depresi.”

Sementara itu, AF mengaku nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri karena sakit hati dan putus asa. “Saya sudah enggak kuat, saya juga enggak tahu tadi bisa begitu,” katanya saat ditemui di kantor Dinsos Depok.

img_title Pengacara RM Napitupulu Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel, Diduga Keponakan Hotman Paris

AF merasa sudah tak memiliki masa depan. Itu lantaran ia kerap dicekoki narkoba dan telah beberapa kali diperkosa oleh sejumlah pria secara bergilir. 

AF mengaku mengenal para pelaku. Mereka tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Citayam, Depok. Salah satunya berinisial S, berprofesi sebagai sopir angkutan kota.    

“Awalnya saya enggak tahu kalau itu narkoba, dia bilangnya obat sakit kepala. Lama-lama saya sering dipaksa buat ngisap itu sabu. Saya juga sudah digilir tiga orang pria, ya semua saya kenal. Mereka semua berkawan,” katanya dengan nada lemas.

Kejadian itu bermula ketika AF berkenalan dengan seorang pria berinisial S beberapa bulan lalu. Pria tersebut, merupakan teman ibunya. Sejak saat itulah, AF pun semakin intens berkomunikasi dengan S hingga akhirnya diajak tinggal bersamanya di Citayam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut