Razia LGBT Disebut Hanya Gimik Politik Wali Kota Depok
- VoxPopnews/Zahrul Darmawan
Tak hanya mengkritik, Rama yang memiliki pengalaman sebagai politikus ini pun mengaku siap memberikan kontribusi untuk Depok. Hal itulah yang kemudian menjadi alasan dirinya ingin menduduki posisi sebagai wali kota Depok di ajang Pemilihan Kepala Daerah 2020.
Pernyataan sikapnya itu dibuktikan dengan mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon wali kota Depok di hadapan sejumlah simpatisan dan pendukungnya di kawasan Grand Depok City (GDC).
Namun demikian, mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, meski belum mempunyai partai pengusung, ia tak akan maju sebagai calon dari jalur independen. Dan saat ini, pihaknya sedang melakukan tahap penjajakan ke sejumlah partai.
"Dialog itu sedang berjalan. Mudah-mudahan pada waktunya akan ada titik temu dengan partai-partai politik terkait pencalonan saya di Pilkada Depok ini,” katanya.
Merunut pada hasil Pemilu 2019, partai-partai yang dapat mengajukan calon sendiri karena memiliki 10 kursi DPRD atau lebih di kota Depok adalah Partai Keadilan Sejahtera (12 kursi), Partai Gerindra (10 kursi), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (10 kursi).
“Insya Allah saya optimis. Yang dibutuhkan Depok adalah kolaborasi dan saya juga akan mengajak semakin banyak pihak untuk sama-sama mewujudkan Depok yang segar, Depok yang maju dan membanggakan bagi warganya,” ucap Rama.
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2004-2009 itu mengaku, ada sejumlah alasan dirinya ingin maju di Pilkada Depok. Di antaranya ingin mengubah kota penyangga Jakarta itu ke arah yang lebih baik.
“Saya sudah tinggal di Depok sejak 1987. Alhamdulillah, saya bisa kuliah di UI, Depok, dan sampai sekarang saya tinggal di Depok. Saya melihat Depok seharusnya bisa lebih baik lagi, menjadi kota yang segar dan nyaman bagi warganya jika dikelola dengan baik,” katanya.
Dalam misi dan visinya itu, Rama mengangkat tema Segarkan Depok.
“Mengapa saya mengangkat tema Segarkan Depok, karena sudah 33 tahun saya tinggal di sini dan Depok makin enggak segar, sumpek dan tidak ramah kepada warganya sendiri,” ujarnya.
Ia menilai, warga Depok butuh kesegaran agar tidak melulu bergantung pada ibu kota.
