Pendatang yang Kos di Jabodetabek Wajib Miliki SIKM

VoxPopnews - Warga pendatang atau pekerja dari luar Jabodetabek yang tinggal mengontrak atau di kamar indekos dikabarkan wajib miliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Lupito, mengatakan kebijakan wajib miliki SIKM bagi pendatang tidak lain adalah guna menekan penyebaran virus corona dari luar Jabodetabek.

“Jika mereka (warga non Jabodetabek) tidak keluar Jakarta, tidak perlu urus SIKM, tapi jika ingin keluar atau masuk, wajib urus,” ujar Syafrin, Jumat, 12 Juni 2020.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Baca juga: Selama 12 Hari, Lebih 29 Ribu Kendaraan Terkena Razia SIKM

Syafrin mengatakan kebijakan wajib miliki SIKM bagi warga non Jabodetabek di Jakarta, tertera dalam Peraturan Gubernur No. 47 Tahun 2020 tentang izin keluar masuk kota Jakarta, mengenai penyebaran Pandemi Covid-19 kali ini.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Syafrin mengatakan warga non Jabodetabek yang indekos di Jakarta tidak bisa mengganti SIKM dengan surat keterangan domisili. Sebab, memang mereka bukan warga asli Jabodetabek.

Mereka yang tidak ber-KTP Jabodetabek wajib mengurus SIKM. Syafrin mencontohkan warga asal Bandung indekos di Bekasi. Dia bekerja di Jakarta, maka tetap perlu mengurus SIKM.

"Tentu karena dia tidak memiliki e-KTP Bekasi, maka yang bersangkutan wajib melakukan pengurusan SIKM," ujar Syafrin.

Syafrin kembali mencontohkan, warga Bodetabek indekos di Jakarta dan memiliki e-KTP Bodetabek tak perlu mengurus SIKM karena memiliki kartu identitas wilayah penyangga.

Syafrin menyebut kebijakan ini semata-mata agar Jakarta bebas dari gelombang kedua pandemi Covid-19. Dia mengimbau warga menaati protokol kesehatan serta aturan keluar masuk Jakarta.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut