Gugus Tugas Depok Cek Penyelewengan Rapid Test COVID-19 di RS

Ilustrasi Rapid Test Dilakukan Tenaga Medis
Sumber :
  • VoxPopnews/Muhammad AR

Untuk diketahui, data kasus penyebaran COVID-19 di Kota Depok masih tersebar secara masif dan nyaris merata di sejumlah wilayah. Data Gugus Tugas mencatat, telah terjadi penambahan kasus positif sebanyak 13 orang dengan total keseluruhan sampai dengan saat ini mencapai 838 orang pada Selasa 7 Juli 2020.

img_title Penelitian Tentang Rapid Test Hingga Stem Cell Dapat Apresiasi

Peta COVID-19 di Depok

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana menuturkan, penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab dan PCR di Laboratorium Rumah Sakit Universitas sebanyak 6 kasus, 4 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

img_title Pemerintah Tetapkan Tes Antigen Tidak Boleh di Atas Rp110 Ribu

“Sedangkan 1 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, 1 kasus merupakan informasi dari Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok dan 1 kasus merupakan informasi dari RSUD Kota Depok,” katanya.

Namun demikian, jumlah orang yang berhasil sembuh juga mengalami kenaikan. Tercatat, pada Selasa 7 Juli 2020, jumlah pasien sembuh bertambah 21 orang dengan total keseluruhan sampai dengan saat mencapai 599 orang. Sedangkan data meninggal dunia 36 orang.       

img_title Pemerintah Turunkan Harga Tarif Tes Rapid Antigen jadi Rp 99 Ribu

“Iya adapun kasus positif yang sembuh hari ini bertambah 21 orang menjadi 599 orang atau 71,48 persen dari seluruh kasus positif yang ada di Kota Depok, sehingga kasus positif aktif saat ini bejumlah 203 kasus,” jelasnya

Selanjutnya untuk data Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini bertambah 44 orang. Kemudian untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) 13 orang.

“Sedangkan untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang selesai pengawasan bertambah 2 orang. Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 121 orang, tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya,” ucapnya.

Jika dipetakan berdasarkan wilayah, Gugus Tugas mencatat Kecamatan Sawangan memiliki kasus positif aktif Covid-19 terbanyak di Kota Depok dengan angka 33 kasus, disusul Kecamatan Pancoran Mas 30 kasus, dan Kecamatan Tapos 28 kasus.

Sedangkan Kecamatan Limo merupakan kecamatan yang memiliki kasus positif paling sedikit, yakni 2 kasus disusul Kecamatan Cinere 6 kasus, dan Kecamatan Bojongsari 9 kasus.

Jika dipetakan berdasarkan jenis kelamin dan usia, angka kesakitan kasus positif paling banyak berada pada kelompok jenis kelamin perempuan dan rata-rata berada pada usia produktif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut