Bima Arya: PSBB Total Tidak Tepat, Bogor Pilih PSBMK
- VoxPop/Muhammad AR
Berdasarkan hasil riset, kata Bima, sebanyak 50 persen responden bingung apakah COVID-19 buatan manusia atau bukan. Bahkan, yang percaya COVID-19 buatan manusia ada sebanyak 14 persen.
Rencananya, PSBMK secara lebih maksimal akan diumumkan Pemkot Bogor pada Senin 14 September 2020. "Dan lebih dari 50 persen mungkin masih tidak percaya bahwa COVID-19 itu berbahaya," ucapnya.
Bima mengatakan, kesimpulan riset menjadi dasar langkah kebijakan Pemkot Bogor untuk melanjutkan PSBMK. Kebijakan ini juga disarankan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meskipun berbeda dengan kebijakan Jakarta.
"Melanjutkan PSBMK. Jadi dari gubernur Jabar menyarankan melanjutkan PSBMK karena ada data-data menunjukkan kita agak berhasil mengelola itu dari zona merah kembali ke oranye. Jadi rekomendasi pak gubernur melanjutkan PSBMK. (Walaupun berbeda dengan Jakarta). Ya walaupun berbeda dengan Jakarta," kata Bima. (art)
