PSBB Ketat di DKI, Kawasan Pariwisata dan Semua Tempat Hiburan Ditutup

Gubernur Anies Baswedan.
Sumber :
  • VoxPopnews / Syaefullah

VoxPop – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lebih ketat mulai Senin, 14 September 2020. 

img_title Partai Gerakan Rakyat Besutan Eks Jubir Anies Baswedan Daftar ke Kemenkum, Target Lolos Pemilu 2029

Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan menuturkan, PSBB ketat ini dilakukan selama 2 pekan ke depan. Langkah ini untuk menekan penyebaran COVID-19 yang meningkat signifikan beberapa hari terakhir di Jakarta.  

"Seluruh kawasan pariwisata, taman rekreasi, semua kegiatan hiburan tutup, begitu juga dengan taman kota, RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak), fasilitas umum yang terkait pengumpulan orang ditutup," kata Anies dalam konferensi melalui akun YouTube Pemprov DKI, Minggu, 13 September 2020.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Baca juga: PSBB DKI, Anies: Kegiatan Perkantoran Paling Banyak 25 Persen Karyawan

Kemudian, tempat sarana lain yang ditutup yakni sarana olahraga publik, dan kegiatan resepsi pernikahan, seminar, dan konferensi. Anies menyatakan, khusus pernikahan bisa dilakukan di KUA atau di kantor catatan sipil. 

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Anies menjelaskan, restoran, rumah makan atau kafe, masih dibolehkan buka namun dengan syarat hanya untuk take away, tidak diperbolehkan ada pengunjung yang makan di tempat. 

"Restoran, rumah makan, kafe bisa beroperasi dengan hanya memberikan pengantaran atau ambil bawa pulang, tidak diizinkan menerima pengunjung untuk makan di tempat jadi beroperasi bisa tapi hanya untuk pesan antar atau pulang," ujarnya.

Anies menambahkan, selama dua pekan ke depan ada 11 sektor yang boleh beroperasi yakni:

1. Bidang kesehatan;
2. Bahan pangan/makanan/minuman;
3. Energi;
4. Komunikasi dan teknologi informasi;
5. Keuangan
6. Logistik
7. Perhotelan
8. Konstruksi
9. Industri strategis
10. Pelayanan dasar, utilitas publik, industri objek vital 
11. Sektor yang memfasilitasi kebutuhan sehari-hari.

Lalu, kegiatan-kegiatan esensial lain dengan kapasitas yang dapat dibatasi, termasuk kantor perwakilan negara asing, organisasi internasional, BUMN, dan BUMD yang terlibat penanganan COVID-19, organisasi masyarakat lokal dan internasional yang terkait kebencanaan. (lis)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut