Makam COVID-19 di Pondok Ranggon Terancam Penuh Kurang dari Sebulan

Kuburan Pondok Ranggon.
Sumber :
  • Repro video.

VoxPop – Penyebaran virus corona di Jakarta masih terus mengalami peningkatan saat ini. Tak hanya ruang perawatan yang semakin terbatas, Tempat Pemakaman Umum (TPU) di khusus jenazah pasien corona semakin terbatas.

img_title Ramai Kritikan Kopdes Merah Putih Dibangun di Area Pemakaman, Pemerintah Buka Ruang Evaluasi

Bahkan, admin TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jayadi, mengatakan area pemakaman COVID-19 di TPU tersebut diperkirakan sudah penuh kurang dari satu bulan. Jika tingkat kematian karena virus tersebut tidak juga mereda.

"Kurang lebih satu bulan sudah habis yang dimakamkan untuk protokol COVID-19," ujar Jayadi saat diwawncarai tvOne, Jumat, 18 September 2020.

img_title Muzani soal Rencana Hadiri Pemakaman Ali Khamenei: Sebagai Utusan Presiden

Baca juga: Nasib Penerima Subsidi Gaji Rp600 Ribu yang Rekeningnya Non Himbara

Dia mengungkapkan, saat ini sudah ribuan orang jenazah COVID-19 yang dikuburkannya di area pemakaman khusus corona di Pondok Ranggon. Kapasitas yang tersedia diperkirakan cukup untuk 100 jenazah lagi.

img_title Iran Tutup Ruang Udara Selama Proses Pemakaman Ali Khamenei

Lebih lanjut, Jayadi mengatakan, per harinya petugas di TPU itu rata-rata memakamkan jenazah COVID-19 sebanyak 20 orang. Rekor terbanyak terjadi Kamis kemarin, sekitar 40 orang dalam satu hari.

Saat ini, menurutnya, dua tim petugas pemakaman yang bertugas. Satu timnya terdiri dari 25 orang lengkap dengan peralatan protokol kesehatan corona seperti APD dan masker.

"Tadinya kita pakai satu regu, sekarang 2 regu," katanya. (ase)

Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Penunjukan Ahmad Muzani Hadiri Pemakaman Ali Khamenei Dinilai Sah

Presiden memiliki wewenang konstitusional untuk menunjuk siapa pun yang dianggap layak mewakili negara dan bangsa Indonesia dalam misi diplomatik luar negeri.

img_title
VoxPop.co.id
8 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut