15 Saksi Diperiksa Terkait Kerumunan Waterboom Lippo Cikarang

Penutupan Waterboom Lippo Cikarang
Sumber :
  • VoxPop/Dani (Bekasi)

VoxPop – Usai ditutupnya Wisata Air Waterboom Cikarang, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi pun akhirnya dicopot dari jabatannya. Sementara itu, sudah ada lima belas saksi yang dipanggil dan diperiksa dalam kasus kerumunan tersebut.

img_title Drama Kejar-kejaran Bandar Narkoba di Lampung, Kapolsek AKP Sunaryo Sampai Terpental Satu Meter Ditabrak Pelaku

Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya terpaksa menyegel wisata air Waterboom Lippo Cikarang. Penyegelan ini dilakukan setelah pengelola wisata dianggap mengundang kerumunan.

Penyegelan wisata Waterboom ini dilakukan pada Minggu 10 Januari 2021. Pemicu kerumunan itu dikarenakan pengelola memberikan diskon besar untuk pengunjung yang masuk.

img_title Demo Ricuh Berujung Sanksi! Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan Dicopot

“Mulai hari ini kita berhentikan Kapolsek Cikarang Selatan karena lalai dalam menjalankan tugas dimasa Pandemi,” kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Hendra Gunawan, Rabu 13 Januari 2021.

Hendra menjelaskan, pencopotan Kompol Sukadi dari jabatannya sebagai Kapolsek Cikarang Selatan karena dianggap lalai dalam bertugas. Hingga, menyebabkan terjadi kerumunan di Waterboom Cikarang saat masa pandemi COVID-19.

img_title Aksi Kapolsek di Garut Lawan Preman Kampung yang Marah Anak Buahnya Disuruh Push Up karena Tak Puasa

Bukan itu saja, kata Hendra, sudah ada lima belas orang saksi yang sedang menjalani pemeriksaan. Mereka berasal dari pengelola Waterboom Cikarang, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi.

“Termasuk dari unsur dinas kesehatan,” katanya.

Dia menjelaskan, pengelola wisata air itu bisa terancam pidana dengan menerapkan Pasal 93 Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan. Ancamannya maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp400 juta.

Hingga sekarang suasana di lokasi wisata Waterboom Cikarang terlihat sepi. Pintu masuk masih dipasang garis polisi.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (tengah)

Marak Tawuran di Jakut dan Jakbar, Sahroni: Saya Sudah Perintahkan Kapolres-Kapolsek Jaga Keamanan

Ahmad Sahroni menyoroti terkait masih maraknya tindak kejahatan jalanan seperti tawuran, narkoba, dan berbagai kejahatan jalanan yang terjadi di kedua wilayah.

img_title
VoxPop.co.id
18 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut