Tawuran di Cikini Jakarta, Seorang Hansip Tewas Ditikam

Ilustrasi tawuran.
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Seorang pria tewas dalam aksi tawuran yang terjadi pada Sabtu dini hari, 3 Juni 2021, di Jalan Raden Saleh Raya, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Pria tersebut merupakan anggota hansip di kawasan tersebut.

img_title Detik-detik Kebakaran Ruko 5 Lantai di Cikini, Bikin Pekerja Panik Hingga Teriak Minta Tolong

Diketahui, pria tersebut pada saat kejadian sedang menonton bola di salah satu warung di Jalan Raden Saleh II. Korban bernama Andri Cahyadi (43) ini tewas setelah ditusuk di perut oleh massa ketika hendak melerai massa yang terlibat tawuran saat itu.

Kapolsek Metro Menteng Kompol Rohman Yongki mengatakan, tawuran tersebut tersebut dipicu oleh kedatangan segerombolan pemotor yang berteriak dan memprovokasi sambil mengacungkan senjata tajam ke arah warga Raden Saleh. Provokasi itu kemudian ditanggapi warga setempat dan berujung tawuran.

img_title Kebakaran Hebat Landa Ruko Central Cikini, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

"Korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka sabetan celurit di paha kiri atas. Korban sempat dilarikan ke RSCM, namun meninggal dunia karena dalamnya luka tusukan di perutnya," kata Yongki, saat dikonfirmasi, Minggu 4 Juli 2021.

Namun, pada Sabtu malam, sekitar pukul 22.30 WIB, para pemotor itu datang lagi dan ingin tawuran lagi. Namun, tawuran tersebut digagalkan Polisi yang datang ke lokasi dan membubarkan massa.

img_title Tawuran Antar Kelompok Remaja di Cilincing Jakut Pecah! Satu Orang Tewas Akibat Luka di Kepala dan Tangan Putus

Baca juga: Cerita Rizal Ramli Lobi Jokowi-Luhut untuk Tak Penjarakan Rachmawati

Berdasarkan kesaksian warga setempat, tawuran tersebut belangsung cukup lama. Massa mulai bubar setelah adanya korban yang tertusuk dalam tawuran itu.

"Korbannya sempat dibawa ke RS PGI Cikini, tapi karena penuh dia dibawa ke RSCM. Di sana baru meninggal," ujar R (27), warga setempat saat ditemui, Sabtu malam.

Menurut R, massa yang datang membawa senjata tajam dan saling lempar botol dengan warga Raden Saleh. Massa yang datang menggunakan motor itu bermunculan dari jalan pinggir Kali Ciliwung yang berada di samping RS PGI Cikini.

"Mereka jumlahnya sekitar 20 orang, datang dari arah Kwitang. Sampai di sini (Jalan Raden Saleh Raya) mereka geber-geber motor, memprovokasi warga, dan mengacungkan celurit," jelasnya.

Ia menambahkan, warga yang terpancing provokasi itu pun mulai melempar batu. Tawuran pun pecah antara warga dan massa yang diduga geng motor itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut