Pembangunan MRT Timur-Barat Fase Satu dari Tomang hingga Bekasi Dimulai 2024
- ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
MRT Jakarta (Jakarta Metro Mass Rapid Transit)
- vivanews/Andry Daud
Ada opsi karena jarak dari perbatasan DKI ke Kota Bekasi harus disediakan deponya. "Deponya sedang dalam alternatif mana yang paling memadai dan tersedia lahannya," katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pembangunan MRT Timur-Barat dari Balaraja di Provinsi Banten-Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sepanjang 84,10 kilometer (km).
Ia menyebutkan, proyek itu mendapat dukungan pembiayaan dari Jepang sebagai investor utama senilai Rp160 triliun.
Proyek MRT Timur-Barat terbagi menjadi dua fase, yakni Fase Satu yang mencakup area DKI Jakarta dan Fase Dua yang meliputi Banten dan Jawa Barat dengan rencana penyediaan tiga depo operasional di MRT Timur-Barat. Sedangkan estimasi penumpang mencapai 1,2 juta per hari.
Adapun Fase satu akan terbagi lagi menjadi tingkatan satu sepanjang 24,52 kilometer yang akan melalui Tomang, Dukuh Atas, Senen, Perintis hingga Medan Satria. Sedangkan tingkatan dua sepanjang 9,23 kilometer yang melalui Tomang dan Kembangan.
Fase Satu MRT Timur-Barat diharapkan dapat beroperasi pada 2031 dan Fase Dua, yakni di Banten sepanjang 29,99 kilometer yang melalui Kembangan, Kelapa Dua, hingga Balaraja.
Sedangkan di Jawa Barat sepanjang 20,43 kilometer yang akan melalui Medan Satria-Cikarang. "Fase Dua diharapkan akan beroperasi di tahun 2033," kata Airlangga, Sabtu, 21 Januari 2023. (Antara)
