Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas Ada Demo Ojol di Monas, Ini Rutenya

Ribuan pengemudi ojek online (ojol) beserta kurir se-Jabodetabek melakukan aksi demonstrasi.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

"Besok beberapa kelompok rekan-rekan ojek online dan kurir lokal Jabodetabek akan lakukan aksi damai dengan tuntutan yang akan diutarakan baik kepada perusahaan aplikasi, maupun pihak pemerintah," kata Igun Wicaksono, selaku Ketua Umum Garda Indonesia, dilansir dari Antara, pada Rabu, 28 Agustus 2024.

img_title Agar Tak Terjebak Macet, Polisi Siapkan 21 Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin di Monas Saat Zikir dan Doa Kebangsaan

Aksi ini merupakan buntut dari tuntutan untuk keadilan dan kesejahteraan bagi para pengemudi dan kurir, yang menjadi mitra perusahaan aplikasi seperti Gojek dan Grab.

Para ojol dan kurir merasa, bahwa mereka selama ini belum mendapatkan perlindungan dan hak yang seharusnya diberikan sebagai pekerja.

img_title Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polda Metro Kerahkan 1.263 Personel Gabungan

Salah satu isu utama yang diangkat adalah status hukum ojek online hingga kini masih dianggap ilegal, karena belum adanya regulasi yang jelas dan mendukung keberadaan mereka secara resmi. 

Komunitas ojol merasa bahwa tanpa adanya undang-undang yang sah, hak-hak mereka seringkali terabaikan dan tidak mendapatkan perhatian yang layak.

img_title Sabtu Ini, Kemenag Gelar Doa dan Dzikir Kebangsaan di Monas Rayakan HUT ke-81 RI

Rencananya, aksi dari massa ojol dan kurir yang menamakan diri Asosiasi Pengemudi Transportasi Daring Roda Dua Nasional Garda Indonesia ini akan diikuti oleh sekitar 500-1.000 orang.

"Informasi dari rekan-rekan kami bahwa aksi akan diikuti sekitar 500-1.000 pengemudi ojol dari berbagai komunitas di Jabodetabek, dengan rencana pelaksanaan jam 12.00 WIB dengan rute aksi Istana Merdeka, kantor Gojek di sekitar wilayah Petojo, Jakarta Pusat dan kantor Grab di sekitar Cilandak, Jakarta Selatan," jelas Igun.

Mereka berharap aksi ini dapat menarik perhatian pemerintah dan masyarakat luas terhadap tuntutan mereka yang belum sepenuhnya dipenuhi. Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa akan mengajukan beberapa tuntutan utama, termasuk adanya pengakuan hukum resmi untuk ojek online dan perbaikan kesejahteraan para mitra.

Menko Polkam, Djamari Chaniago (tengah) dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam

Menko Polkam Soal Kantor Pemerintahan Dibakar Saat Demo: Ke Depan Tak Mungkin Akan Terjadi

Berdasarkan catatan, aksi demo yang berakhir ricuh hingga memicu pembakaran kantor pemerintahan pernah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Agustus hingga

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut