Pelaku Pungli Ditangkap, Warga Tetap Menolak Keberadaan PKL di Pasar Merdeka Bogor

Aksi premanisme di pasar tumpah Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor.
Sumber :
  • Antara

Bogor, VoxPop – Para warga dan pemilik ruko di Jalan Medeka, Kota Bogor, mengancam akan mengelar aksi demo jika masih ada Pedagang Kaki Lima (PKL) pasar tumpah. Meski para preman pelaku pungli sudah ditangkap Polisi, namun warga meminta Satpol PP bertindak tegas dengan menertibkan lokasi tersebut.

img_title Bidik Penguatan Dominasi Pasar Jabar, SIG Hidupkan Kembali Semen Kujang

Salah seorang warga, Yayan (40), menyebut, warga mengancam akan mengelar aksi demo, jika aparatur tidak bisa mengambil langkah tegas dengan membongkar lapak dan kios PKL.

"Kami hanya minta ketegasan dari aparatur dalam bersikap, jangan mereka takut dengan Preman. Masa harus warga yang kembali turun untuk mengusir mereka? kami sudah taat bayar pajak, tapi apa yang kami dapat," kata Yayan kepada wartawan, Sabtu 2 November 2024.

img_title Ekosistem Kripto dan Blockchain Bisa Diperkuat Pemahaman Quantum Computing, Ini Penjelasannya

Pasar Tumpah Merdeka, Kota Bogor.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Muhammad AR (Bogor)

Keberadaan PKL membuat warga dan pemilik usaha ruko tidak nyaman karena membuat lingkungan kotor dan kumuh.

img_title OJK: Investor Pasar Modal Tumbuh 47,63 Persen Capai 30,06 Juta SID

Sebagaimana diketahui, kericuhan sempat terjadi antara warga dan oknum ormas yang mengambil pungli para pedangang. Satpol PP berencana mengosongkan lapak milik pedagang di kawasan tersebut. Oknum ormas tersebut kerap mengakomodir pedagang untuk menolak ditertibkan.

Meski oknum ormas telah ditangkap Polresta Bogor Kota akibat kasus Narkoba, namun warga dan pemilik ruko tetap membuat petisi menolak keberadaan PKL di pasar tumpah Jalan Merdeka.

Salah satu pemilik ruko, Yasa menyatakan menolak keberadaan pasar tumpah karena merusak dan membuat kotor area ruko. "Kami menolak keberadaan pasar tumpah karena merusak lahan parkir ruko dan membuat kotor serta mengganggu operasional ruko" ujar Yasa.

Warga lainnya, Dadang menyebut, tidak hanya warga yang protes dengan keberadaan pasar tumpah. Setidaknya sudah ada 9 pemilik ruko yang tanda tangani petisi tolak pasar tumpah. "Mereka keberatan dengan pedagang dan PKL yang dibawa kelompok Jufri (yang ditangkap Polresta Bogor Kota. Mereka jengkel karena pedagang tersebut membuat lokasi ruko mereka jadi kumuh," kata Dadang.

Dadang menyampaikan, apabila Satpol PP tidak menertibkan PKL dan kios liar tersebut, warga mengancam akan menggelar aksi demo.  Pasca kejadian bentrok, Polresta Bogor Kota langsung bergerak menangkap pelaku pungli. Sebagian dari pedagang pasar juga sudah pindah ke lokasi yang ditentukan yaitu Pasar Mawar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut