Jakpro Gandeng Kelompencapir Adakan Diskusi Wujudkan DKI Jakarta yang Ramah Lingkungan

Jakpro Gandeng Kelompencapir
Sumber :
  • istimewa

Jakarta. VoxPop – Jakpro menggandeng menggandeng Kelompencapir berkolaborasi menyelenggarakan FGD  ke-66  dengan tema, “Mewujudkan Jakarta Ramah Lingkungan, Menggali Potensi Green Sukuk Dalam Pembiayaan Infratruktur, Untuk  Mewujudkan DKI Jakarta Yang Ramah Lingkungan”. Diskusi dihadiri oleh Asisten  Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta,  Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin dan Koordinator Stafsus Gubernur, Prof. Dr. Ir. Firdaus Ali. Sebuah diskusi yang menggagas Potensi pembiayaan Green Sukuk Dalam Mendanai Pembangunan Daerah. 

img_title Akselerasi Pembangunan, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Jakpro menyampaikan, pentingnya mencari inisiatiif strategis dalam hal pembiayaan dan pendanaan untuk mendukung pembangunan. "Kami kenalkan inisiatif strategis bertajuk JakGreen membahas potensi pembiayaan hijau ini untuk pembangunan Jakarta," kata Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin dalam FGD bertema Menggali Potensi Green Sukuk untuk Pendanaan Infrastruktur Transportasi Ramah Lingkungan DKI Jakarta di Jakarta, Selasa 16 Juli 2025.

Green Sukuk adalah obligasi syariah (sukuk) untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan, seperti energi terbarukan, pengelolaan air bersih, transportasi rendah emisi, dan konservasi alam.

img_title Gandeng Feel Good Network, Jakpro Siap Perkuat Strategi Komersialisasi JIS

Ia mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Kelompok Notaris Pembaca, Pendengar dan Pemikir (Kelompencapir) menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk menjadi ruang dialog lintas sektor.

Menurut dia, FGD melibatkan pemerintah pusat dan daerah, regulator keuangan, investor, BUMD, akademisi, hingga praktisi hukum untuk menelaah potensi penerbitan green sukuk daerah sebagai skema pendanaan alternatif."Fokus utama tertuju pada proyek LRT Jakarta, sebagai infrastruktur publik rendah emisi yang selaras dengan arah pembangunan hijau ibu kota," kata dia.

img_title Sampah di Rumah Bisa Jadi Cuan, Disetor Nanti Dapat Voucher Belanja

Seiring dengan transformasi Jakarta menuju kota global yang layak huni dan berkelanjutan membutuhkan terobosan nyata. Institusi  Badan Usaha Daerah seperti Jakpro terlibat langsung membangun Jakarta yang lebih ramah lingkungan. "Kami berkomitmen mengambil peran strategis melalui JakGreen yang merupakan platform yang mengintegrasikan proyek rendah karbon, adopsi teknologi hijau dan skema pembiayaan berkelanjutan," kata dia.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta dalam membentuk Tim Nilai Ekonomi Karbon sebagai wujud konkret komitmen transisi energi dan aksi iklim.
"Dengan nilai investasi hijau mencapai Rp14,3 triliun, kami percaya kolaborasi lintas sektor dan inovasi pendanaan seperti green sukuk adalah kunci untuk mewujudkan Jakarta yang tangguh, kompetitif dan inklusif di masa depan, " kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut