Sopir Bus di Terminal Priok Dicek Kesehatan dan Tes Urine Cegah Kecelakaan Saat Nataru, Hasilnya...

Kapolres Jakut (kiri) dan Wali Kota Jakut (kedua kanan)
Sumber :
  • Dok. Polres Metro Jakarta Utara

Jakarta, VoxPop – Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Erick Frendriz bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara melakukan pengecekan kesehatan dan tes urine terhadap para sopir bus di Terminal Tanjung Priok, Selasa, 23 Desember 2025.

img_title Dua Bus 'Adu Banteng' di Tanzania, 8 Orang Tewas-66 Luka

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya untuk memastikan keselamatan angkutan penumpang yang akan melakukan perjalanan jarak jauh.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara serta instansi terkait lainnya. Adapun sasaran utama kegiatan ini adalah sopir bus antarkota yang mengangkut penumpang menuju wilayah Jawa hingga Bali.

img_title Pihak Ruben Onsu Buka Suara soal Isu Kesehatan, Hasil Tes Laboratorium Diungkap

“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para sopir bus, meliputi tes urine, pemeriksaan tekanan darah, serta kadar gula darah,” ujar Kombes Pol Erick Frendriz kepada wartawan, dikutip Rabu, 24 Desember 2025.

Erick menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan adanya sopir yang terindikasi menggunakan narkotika maupun mengalami gangguan kesehatan yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.

img_title Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

"Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan sopir yang positif narkoba maupun mengalami gangguan kesehatan. Ini penting agar sopir benar-benar dalam kondisi layak mengemudi sehingga penumpang dapat selamat sampai tujuan,” katanya.

Menurut Erick, pemeriksaan kesehatan terhadap sopir bus ini akan dilaksanakan setiap hari selama Operasi Lilin Nataru berlangsung. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Metro Jakarta Utara, tenaga kesehatan, BNN, serta instansi pendukung lainnya.

Ia juga mengimbau para sopir untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau sedang sakit.

“Jika ditemukan sopir yang tidak layak mengemudi, maka akan kami sampaikan kepada pihak perusahaan untuk digantikan. Jangan dipaksakan karena dapat berdampak pada keselamatan penumpang,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan turut melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan armada bus yang beroperasi selama masa libur Nataru.

“Kami melakukan pengecekan kendaraan melalui pengujian kendaraan bermotor untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi layak jalan. Hingga saat ini, seluruh kendaraan yang diperiksa dinyatakan memenuhi standar keselamatan,” ujar Hendra.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut