Pemprov DKI Jakarta Bakal Tambah 60 Sekolah Gratis Tahun 2026

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, VoxPop – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah 60 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah swasta gratis.

img_title Heran Pemprov DKI Bakal Terbitkan Obligasi, Purbaya: Uangnya Banyak yang Belum Terpakai

"Terkait dengan sekolah gratis, kita bertambah dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah di 2026," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania di Balai Kota, Rabu, 21 Januari 2026.

Jadi sekolah swasta gratis tidak dikurangi, bahkan bertambah menjadi 100 sekolah. "Dan setiap tahun akan kami upayakan untuk bertambah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," katanya.

img_title Berkaca pada Keberhasilan Mandatori Biodiesel, ESDM Dorong Swasta Ikut Bangun Pabrik Etanol

Ilustrasi belajar mengajar di sekolah dasar.

Photo :
  • Benq

Pada 2025, Pemerintah Jakarta telah menjalankan uji coba sekolah gratis di 40 sekolah swasta. Uji coba ini mencakup 4.932 siswa dari 142 rombongan belajar yang merupakan kelas awal atau angkatan baru.

img_title KPK Minta Pemerintah Pisahkan Rekening Dana Otsus Papua dari APBD, Gunanya Buat Cegah Korupsi

Meski jumlahnya bertambah, Atika mengakui memang terdapat pengurangan target penambahan jumlah sekolah gratis pada tahun ini.

Pada Agustus 2025, Pemprov DKI memasang target program tersebut bisa menyasar 258 sekolah swasta. Namun, kini Pemprov DKI hanya merencanakan penambahan jumlah sekolah gratis menjadi 100 sekolah.

Penurunan target ini disebabkan adanya pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencakup dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun.

Awalnya APBD DKI Jakarta tahun 2026 direncanakan menyentuh sekitar Rp95 triliun. Namun, karena penurunan nilai dana transfer, APBD diketok hanya menjadi Rp81,3 triliun.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun terpaksa mengurangi pagu anggaran pada sejumlah program yang dijalankan pada tahun ini.

"Bahwa betul memang dari rencana 250-an sekolah gratis, karena ada pengurangan signifikan pada DBH, tentunya kita harus melakukan rasionalisasi dari jumlah," katanya.

Jadi, menurut dia, memang faktornya adalah karena pengurangan dari pendapatan yang berasal dari DBH.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta tak mengurangi dan mempertahankan jumlah sekolah swasta yang diprioritaskan masuk dalam program sekolah gratis di Jakarta pada tahun depan.

DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan agar sekolah swasta gratis tidak dikurangi, bahkan ditingkatkan jumlahnya melebihi dari 105 sekolah sebagaimana target 2026.

"Target 2026 yang dibahas di Komisi E adalah 258. Ternyata hanya disetujui 105," kata Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, Ramli Muhamad.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut