Heran Pemprov DKI Bakal Terbitkan Obligasi, Purbaya: Uangnya Banyak yang Belum Terpakai

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan tanggapan soal rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang bakal menerbitkan obligasi senilai Rp 3,5 triliun.

img_title Purbaya Ungkap Rapat Koordinasi KSSK dengan Danantara, Simak Paparannya

Dia pun mempertanyakan rencana Pemprov DKI Jakarta itu, karena menurutnya Pemda tersebut masih mempunyai dana yang cukup besar dan belum terserap.

"Buat apa terbitkan obligasi? Kan uangnya banyak, masih berapa triliun itu enggak kepakai," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

img_title Pramono Minta Bentrokan Matraman Tak Dikaitkan Isu Etnis: Jakarta Aman dan Tenteram

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Photo :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Meski demikian, Purbaya mengatakan bahwa langkah pemerintah Jakarta untuk menerbitkan obligasi sebenarnya tidak bahaya bagi aspek keuangan Pemprov DKI Jakarta. Hal itu karena menurutnya kondisi keuangan Pemda DKI terbilang kuat.

img_title Bertemu Seskab Teddy, Pramono Bahas Peningkatan Fasilitas Umum hingga Transportasi Publik

Namun, di sisi lain Purbaya hanya mengaku heran, dan mempertanyakan rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan surat utang padahal mereka memiliki kondisi keuangan yang baik.

"Kalau kredibel seperti DKI, uangnya banyak, sebenarnya enggak bahaya. Cuma yang jadi pertanyaan adalah dia kan uangnya enggak kepakai banyak, buat apa terbitkan bond?" tanya Purbaya.

"Tapi saya enggak tahu, nanti saya cek lagi sama mereka," ujarnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat menjelaskan bahwa rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun, bukan karena kondisi APBD sedang kekurangan dana.

Dalam acara "Jakarta Budget Talks" di Balaikota DKI Jakarta pada Rabu, 22 Juli 2026, Pramono mengatakan bahwa obligasi merupakan instrumen creative financing, untuk membuat pengelolaan APBD lebih sehat dan transparan.

"Kenapa Rp 3,5 triliun? Sebenarnya size-nya Jakarta itu memang jauh lebih besar dari itu. Tapi kan kita tahu bahwa ini adalah pertama kali obligasi daerah diluncurkan di republik ini. Dan kalau ini berhasil menjadi instrumen creative financing, saya yakin ini bisa dicontoh di daerah-daerah lain," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Namanya Masuk Bursa Calon Gubernur BI Pengganti Perry, Begini Respons Purbaya

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Purbaya hanya memberikan respons santai dan mengatakan bahwa namanya memang kerap dijadikan bahan isi atau kabar-kabar semacam itu.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut