Bikin Geleng Kepala! Tukang Cilok di Tangerang Dibunuh Gegara 'Sok' Senior hingga Sering Pinjam Uang

Ilustrasi pembunuhan.(U-Report)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

Jakarta, VoxPop – Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tukang cilok berinisial MS (17) yang menghabisi nyawa rekan kerjanya sendiri berinisial P (33) di Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang.

img_title 9 Cara Bicara Soal Uang yang Diam-diam Bikin Seseorang Sulit Kaya, Kamu Salah Satunya atau Bukan?

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengatakan bahwa korban dan pelaku adalah teman satu profesi jualan cilok.

Indra menuturkan, korban sering meminjam uang kepada pelaku dan sering mengancam lantaran merasa senior di tempat kerjanya.

img_title Usai Terima Rp5,25 M dari Dude Harlino, Bareskrim Ungkap Aset Sitaan Kasus PT DSI Capai Rp390 M

“Korban kerap meminjam uang kepada pelaku dan mengancam apabila tidak diberikan, karena korban merasa senior dalam profesi tersebut,” jelas Indra, kepada wartawan, Minggu, 7 Juni 2026.

Sementara itu, Indra menuturkan, pelaku juga diketahui baru beberapa hari bekerja di tempat tersebut.

img_title BI Catat Uang Beredar M2 Naik 8,7 Persen Capai Rp10.432,8 Triliun pada Juni 2026

“Pelaku baru beberapa hari kerja dan bergabung di kontrakan tersebut. Itu keterangan dari pelaku karena sering di minta pinjam uang dan di ancam oleh korban apabila tidak menuruti keinginan korban,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Motif tukang cilok menghabisi nyawa sesama tukang cilok di Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap. 

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah mengatakan rasa sakit hati menjadi motif terduga pelaku MS (17) melakukan aksi pembunuhan terhadap korban P (33).

"Hasil keterangan pelaku karena dendam. Pelaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang," ujarnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya, MS bercerita kepada ayahnya yang berinisial BT (41) bahwa dirinya kerap diintimidasi dan sering dimintai uang oleh korban sebelum nekat menghabisi nyawa korban.

Atas dasar cerita tersebut, sambung Syaiful, pelaku mendatangi kontrakan korban dan menghabisi nyawanya dengan menggunakan senjata tajam.

Kedua pelaku yang diketahui merupakan ayah dan anak ini mengaku melakukan aksi pembunuhan tersebut secara bersama-sama. 

"Ya, berdua," kata dia. 

Akhirnya kedua pelaku berhasil diringkus di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat, 5 Juni 2026.

Mereka diketahui akan melarikan diri ke daerah Salatiga, Jawa Tengah.

tvOnenews.com/Adinda Safira

Bupati Rejang Lebong non aktif Muhammad Fikri Thobari usai menjalani sidang perdana di PN Tipikor Bengkulu

Bupati Rejang Lebong Nonaktif Didakwa Terima Rp2,52 Miliar dan iPhone 17 Pro Max

Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari didakwa menerima uang dari sejumlah kontraktor dan pihak lain dengan total mencapai Rp2,52 miliar.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut