Wagub Djarot: Tunanetra Bukan untuk Dikasihani

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai acara Parade Tongkat Putih di Silang Monas Barat, Jakarta, Minggu (31/01/2016).
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Agus Tri Haryanto

VoxPop.co.id –  Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan ada yang salah soal paradigma masyarakat terhadap para penyandang disabilitas. Menurut Djarot, mereka bukan obyek untuk dikasihani, melainkan sebagai subyek pembangungan.

img_title Peringati HUT ke-65, Bank Jakarta Beri Bantuan Pemberdayaan Bagi Penyandang Disabilitas
"Mohon maaf, ada yang salah kaprah dengan cara berpikir kita semua. Sering kali kita menganggap tunanetra itu obyek yang perlu dikasihani dan masalah sosial. Kita harus ubah secara mendasar, bahwa tunanetra adalah subyek pembangunan, bukan dikasihani," ujar Djarot di acara Parade Tongkat Putih di Silang Monas Barat, Jakarta, Minggu 31 Januari 2016.
 
img_title 205 Titik Berbagi di Bulan Suci, Ribuan Anak Yatim hingga Pejuang Kanker Terima Bantuan
Djarot pun menanggapi dari soal kurangnya perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas yang disampaikan oleh Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni). Dikatakan Djarot, penyandang disabilitas sudah seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
 
img_title Berawal Dari Guru di Maluku, Marthella Perjuangkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas
"Mereka harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Oleh sebab itu, tunanetra ini bukan promotif tapi preventif," ungkap dia.
 
Djarot pun menyatakan dukungan untuk pencegahan dini mengenai tunanetra ini. Ia akan memetakan daerah-daerah yang rawan akan terkena kebutaan, baik yang bersifat sementara atau kebutaan secara total.
 
"Biasanya faktor kemiskinan dan ketidaktahuan masyarakat soal kesehatan ini bisa terjadi. Kalau ada tetangga atau saudara yang mengalami katarak, segera sampaikan kepada kita. Periksa matanya sebagai pencegahan dini dari kebutaan total," tutur Djarot.
Ketua BPMRD DPW PKS DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Al Habsy

PKS Apresiasi Polri Buka Rekrutmen Disabilitas: Bukti Nyata Implementasi UU 8/2016

Keputusan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk membuka rekrutmen anggota Polri bagi penyandang disabilitas mendapat apresiasi penuh dari berbagai pihak.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut