Keanehan Tewasnya Bocah Korban Penculikan di Lubang Buaya
- VoxPop.co.id/Zahrul Darmawan
Selanjutnya... Pengakuan Begeng...
Pengakuan Begeng
Sementara itu, melalui kuasa hukumnya, Begeng menceritakan dengan gamblang detik-detik Jamaludin dibekap hingga akhirnya tewas.
"Menurut penuturan klien saya, subuh itu mereka tidur berdua di dalam kamar, tapi berjauhan," ujar kuasa hukum Begeng, Ahmad Sumarjoko kepada VoxPop.co.id.
Sekitar pukul 04.00 WIB, tiba-tiba rumah Begeng diketuk orang tak dikenal. "Dia intip dari jendela, lihat ada polisi sama ketua RT setempat," kata Sumarjoko.
Ketika itu juga Begeng dilanda kepanikan. Saat bersamaan, Jamal pun terbangun dan sempat bertanya pada Begeng. "Ada apa Om?" ujar Sumarjoko menirukan apa yang diungkapkan Begeng.
Karena takut aksi penculikannya terungkap, Begeng lalu mengambil lakban dan mengikat kedua tangan Jamal. Lalu, Begeng menutupi tubuh Jamal dengan bantal.
"Dari luar polisi sudah bilang Assalamulaikum. Begeng balik lagi ke kamar dan saat buka bantal dia lihat Jamal sudah meninggal," ujar Sumarjoko.
Dalam kondisi dilanda ketakutan karena sudah dikepung, Begeng lalu menggendong jasad Jamal ke kamar mandi dan meletakkan jasad Jamal masih dalam kondisi tangan terikat lakban.
"Dia kunci pintu lalu keluar membuka pintu, tapi pas pintu dibuka, Begeng langsung disergap," kata Sumarjoko.
Awalnya menurut Sumarjoko, Begeng tidak mengaku telah menculik Jamal, tapi akhirnya polisi menemukan jasad Jamal di dalam kamar mandi. (ren)
