Ahok: Setiap Sopir Taksi Anarki Sudah Ditandai

Sopir taksi Blue Bird rusak iklan Grab Bike di Senayan
Sumber :
  • Foe Peace

VoxPop.co.id - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pemerintah daerah diam-diam mengawasi aksi unjuk rasa besar-besaran pengemudi angkutan umum di Jakarta, yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) hari ini.

img_title Naik Uber dari Kasablanka ke Setiabudi, Bayarnya Rp595 Ribu!

Pengawasan dilakukan antara lain melalui kamera CCTV yang terhubung dengan sistem Jakarta Smart City dan pemberitaan media.

Pengawasan dilakukan untuk menandai setiap sopir yang melakukan aksi anarki seperti melakukan tindakan kekerasan kepada warga, atau merusak mobil taksi yang pengemudinya tidak turut berunjukrasa.

img_title Ratusan Driver Gojek Sweeping Ojek Pangkalan di Margonda

"Makanya, kamu (pengunjuk rasa) anarki saja," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Selasa 22 Maret 2016.

Ahok mengatakan, melalui pengawasan, pemerintah mengetahui setiap sopir taksi yang melakukan tindakan kekerasan. Setiap sopir masih mengenakan seragam perusahaan taksi mereka, sehingga pemerintah dapat dengan mudah mengetahui identitasnya, setelah berkoordinasi dengan perusahaan taksi tempat mereka bekerja.

img_title Gojek Dapat Suntikan Dana Lagi Rp7 Triliun

"Tinggal cari dia dari perusahaan taksi mana," ujar Ahok.

Pemerintah akan memproses sopir yang bersangkutan secara pidana usai aksi unjuk rasa mereda dengan mengantongi bukti bahwa sopir taksi yang bersangkutan memang telah bertindak anarkis.

"Kalau ada unsurnya (kekerasan), kita pidanakan," ujar Ahok. (asp)

Ilustrasi Layanan taksi berbasis aplikasi online, Uber.

Jarak Dekat Bayar Rp595 Ribu, Uber Minta Maaf ke Pelanggan

Uber telah menghukum sopir UberX.

img_title
VoxPop.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut