Rute MRT Berubah ke Ancol, Ini Reaksi Djarot

Desain kereta MRT Jakarta.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Eduward Ambarita

VoxPop.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta non aktif, Djarot Saiful Hidayat, angkat bicara terkait perubahan desain rute proyek Mass Rapid Transit  fase dua. Pada awalnya, desain rute MRT fase dua adalah Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan. Namun, terdapat perubahan rute MRT yaitu menjadi Bundaran HI-Ancol Timur.

img_title Pramono Sebut Proyek MRT Fase 2A Lebih Cepat dari Rencana, Rutenya Lebak Bulus-HI-Kota

Menurut Djarot, inti dari permasalahan perubahan rute ini lantaran tidak adanya lahan di Kampung Bandan. Sebab PT KAI yang merupakan pemilik lahan di tempat tersebut, tidak berkenan lahannya dibuat menjadi Depo MRT. Hingga akhirnya, Pemprov DKI memilih lahan di Ancol Timur untuk dijadikan Depo.

"Awalnya memang sampai Kampung Bandan, memang Kampung Bandan itu asetnya punya PT KAI. Nah, kalau misalnya Kampung Bandan tidak diperbolehkan kadang-kadang saya ketawa juga kalau ke Ancol, PT KAI itu kan milik pemerintah kan sudah ada Perpresnya bisa dibicarakan, toh sama-sama milik pemerintah," kata Djarot di Cipayung, Jakarta, Rabu 8 Maret 2017. 

img_title Ini Saluran Air Kuno di Lokasi Proyek MRT Jakarta

Lalu, terkait protesnya DPRD atas perubahan rute ini, Djarot menyarankan agar dewan duduk bersama dengan ahli untuk membahas kembali masalah teknis yang mereka permasalahkan. Sebab, jika terus terjebak dalam soal teknis, dia khawatir proyek MRT akan molor dari rencana awal di tahun 2019.

"Fungsinya DPRD itu memang bukan membahas masalah kebijakan dia lebih banyak political will-nya kalau kita political view-nya kita harus bangun koridor utara ke selatan, teknisnya kita kasih ahlinya dong apalagi ada Perpres kita jangan sampai kejebak dengan hal yang remeh temeh seperti itu," kata dia. 

img_title Pemprov DKI Tetapkan Lokasi Pembangunan MRT Koridor Kota-Ancol Barat

Sebelumnya, Direktur Utama PT MRT William Sabandar mengatakan, rute MRT dipindahkan dari Bundaran HI-Kampung Bandan menjadi Bundaran HI-Ancol Timur karena lahan di Kampung Bandan yang akan di alokasikan sebagai Depo belum tersedia.

"Jadi terdapat surat dari Dirut PT KAI lahan tidak tersedia, akibatnya harus mencari lahan baru. Berdasarkan tempat baru, teman dari Pemprov DKI mendapatkan lahan di Ancol Timur, secara teknis membutuhkan sekitar enam hektare," kata William.
 

Jalan di Bangkok, Thailand tiba-tiba amblas sedalam 50 meter

Sinkhole Raksasa Muncul di Depan RS Bangkok, Jalan Amblas Sedalam 50 Meter

Sebuah lubang besar atau sinkhole muncul di depan Rumah Sakit Vajira di distrik Dusit, ibu kota Thailand, Bangkok, pada Rabu pagi, menyebabkan lubang sedalam 50 meter

img_title
VoxPop.co.id
24 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut