Sopir Angkot Penabrak Pengemudi Grab Bermotif Dendam

Kepala Polrestro Tangerang, Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan, dalam konferensi pers pada Jumat, 10 Maret 2017.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anissa Maulida

Demonstrasi dan bentrokan

img_title Grab Genjot AI di Transportasi, Klaim Bisa Tekan Biaya Perjalanan

Pada hari yang sama peristiwa itu, pecah bentrokan antara para pengemudi ojek online dengan sopir angkot. Awalnya, para sopir angkot mogok beroperasi dan berdemonstrasi di kantor Wali Kota. 

Mereka menuntut pemerintah melarang angkutan berbasis aplikasi online beroperasi di sana. Unjuk rasa kemudian berubah menjadi aksi mencegati pengemudi ojek online yang melintas di lokasi demonstrasi. Mereka bahkan merampas lalu merusak helm pengemudi ojek online.

img_title Di Balik Ekosistem On-Demand Grab Indonesia: Pilihan, Partisipasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Digital

Massa ojek online lalu melaporkan peristiwa itu kepada Polrestro Tangerang. Mereka menyebut para sopir angkot memukuli pengemudi ojek online di beberapa lokasi.

Mereka kemudian membalas dengan merazia setiap angkot yang terlihat di jalanan Kota Tangerang. Massa berkonvoi di beberapa ruas jalan dan merusak angkot yang sedang parkir. Sebuah angkot yang sedang parkir di depan SPBU Jalan Imam Bonjol, Karawaci, dirusak massa pengemudi ojek online. (mus)

img_title Grab Indonesia Anggarkan Rp 100 Miliar Termasuk Bonus Hari Raya untuk Driver
Merger Grab-GoTo

Terapkan Potongan Aplikator 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Grab Patuhi Arahan Presiden Prabowo

Grab pun menegaskan bahwa perusahaan selama lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia telah banyak mengambil bagian mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
24 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut