BIN Fokus Kembangkan Teknologi Intelijen
- VoxPop.co.id/Istimewa
Mantan Kapolda Jambi itu lantas menyampaikan sejumlah contoh perkembangan teknologi yang sedang ramai dibicarakan di dunia, seperti crypto currency, financial technology, dark web, bots, dan cyber attack.
Budi juga memaparkan tentang sejumlah konsep dan data terkait dinamika global dan arah perubahan dunia. Konsep “The Six Ds” (digitized, deceptive, disruptive, demonetized, dan dematerialized)
“Menggambarkan bagaimana perkembangan teknologi menjadi driver utama dari perubahan tatanan dunia, termasuk di Indonesia,” ujarnya.
Menurut Budi, perkembangan teknologi diperkirakan akan menyebabkan anomali transformasi ekonomi seiring dengan perkembangan era kreatif, digital, dan data di Indonesia.
Dalam konteks ini, BIN sebagai intelijen negara berperan sebagai mata dan telinga negara untuk memprediksi, mencegah, mendeteksi, dan merespon perubahan dunia yang berpengaruh terhadap kepentingan nasional dalam aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga pertahanan dan keamanan.
BIN menyadari pentingnya pengembangan dan pemanfaatan inovasi teknologi. Namun demikian, inovasi teknologi di Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti ketersediaan fasilitas dan kualitas sumberdaya manusia (SDM). Oleh karena itu, butuh usaha untuk menjawab tantangan dan dinamika global tersebut.
Kerjasama Riset Inovasi
Kepala BIN menekankan komitmen BIN ikut andil dalam memajukan teknologi dalam negeri, mengoptimalkan SDM nasional, dan mendorong intensifikasi kolaborasi dengan pusat inovasi teknologi.
Ia mengingatkan bagaimana badan intelijen di dunia, bekerjasama dengan institusi pendidikan tinggi, menciptakan berbagai inovasi yang kemudian berkembang menjadi teknologi-teknologi yang tidak hanya digunakan dalam kegiatan intelijen, namun juga berguna bagi masyarakat banyak.
Komitmen BIN dituangkan dalam konsep “Institusi, Intuisi, dan Inovasi” yang sedang digalakan saat ini. Budi menambahkan, transformasi BIN tengah digencarkan dalam rangka menciptakan intelijen yang handal dan modern serta mampu lebih cepat memberikan peringatan (warning) terhadap segala potensi ancaman yang akan terjadi.
“Pembangunan intuisi melalui big data analysis, early warning system, dan intelligent forecasting juga dilakukan untuk meningkatkan performa BIN sebagai mata dan telinga Negara,” papar Budi.
Maka dari itu, pengembangan inovasi perlu didorong dengan pembangunan platform dan infrastruktur intelijen digital, modernisasi, dan kolaborasi strategis dengan pusat inovasi teknologi, termasuk salah satunya dengan ITB.
