Korban Miras 'Ginseng' Makin Banyak, Sudah 20 Tewas

Barang bukti minuman keras yang disita polisi dalam Operasi Pekat 2016
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Diza Liane Sahputri

VoxPop – Korban meninggal dunia gara-gara meminum minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus bertambah. Korban tewas yang sebelumnya 16 orang, sekarang menjadi 20 orang. Empat korban terakhir bernama Firmansyah, Enang, Firman, dan Irwan.

img_title Macan Tutul Masuk Permukiman di Kabupaten Bandung, Serang 2 Warga hingga Terluka

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, Yani Sumpena, menjelaskan bahwa jumlah korban meninggal dunia itu berdasarkan data yang dimutakhirkan per pukul 12.00 WIB, Senin, 9 April 2018. Total korban mencapai 45 orang.

Dari 20 korban meninggal dunia, 19 orang di antaranya meninggal saat perawatan di rumah sakit, sedangkan seorang yang lain saat menuju rumah sakit. "Setelah penanganan (korban) mengalami perburukan (kondisi kesehatan), yang tadinya setengah sadar, lama-lama koma," kata Yani.

img_title Badan Geologi Minta Relokasi Total Warga Terdampak Longsor Arjasari Bandung

RSUD Cicalengka menangani para korban miras oplosan itu sejak Jumat pekan lalu sampai Senin 9 April. Para korban datang dengan keluhan mual-mual, muntah, pusing, penglihatan kabur sampai penurunan kesadaran.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, organ vital lambung menjadi fokus penanganan tim medis. Sebagian besar korban lambungnya penuh cairan sehingga mesti dibilas dan disedot lalu dipasangi infus.

img_title Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Sementara ini, baru diketahui rata-rata terjadi gangguan pada lambung bara korban. "Kita tidak tahu apakah lambung aja yang kena ataukah sampai ke ginjal," lanjut Yani.

Oplos Sari Ginseng

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut para korban sebelumnya meminum miras yang konon dioplos dengan sari ginseng. Belum diketahui pasti apakah miras berwarna kuning itu dicampur ginseng sungguhan atau zat lain.

Minuman dikemas dalam botol plastik dan sebagian dibeli di dua kios berbeda di Desa Cicalengka Wetan. Satu kios di Kebon Suuk dan yang lain di Bojong Asih.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari dua kios miras itu, di antaranya 75 botol miras berbagai merek dan tiga tong besar berisi tuak (miras tradisional). Aparat belum merilis identitas pemilik kios, namun dipastikan semua segera ditetapkan sebagai tersangka. (ren)

Ilustrasi arus balik di Jalan Lingkar Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jalur Nagreg Mulai Dipadati Pemudik di H-4 Lebaran, Kendaraan Meningkat Signifikan

Volume kendaraan arus mudik yang melintasi Jalur Nagreg pada H-4 Lebaran 2026 atau Selasa, 17 Maret 2026 mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding hari sebelumnya

img_title
VoxPop.co.id
17 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut