Kemenag Matangkan Persiapan Haji 2018
- Eko Priliawito
Sementara soal transportasi, peningkatan juga terus dilakukan meski pada haji 2017, jenis pelayanan trasportasi telah memperolah indeks tertinggi dalam kepuasan jemaah haji Indonesia. Seperti biasa, selama di Arab Saudi, jemaah akan mendapatkan layanan transportasi antarkota perhajian, transportasi shalawat, dan transportasi masyair saat puncak haji, Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Armada yang digunakan untuk tahun ini dipastikan jauh lebih bagus dibanding tahun 2017, karena tahun sebelumnya tahun produksi maksimal 2009. Pada 2018, layanan transportasi antarkota ini akan menggunakan armada dengan usia produksi paling lama tahun 2013.
Baca: Layanan Transportasi Haji Hadir dengan Armada Lebih Baru
Persiapan kedua tentu yang dilakukan di Tanah Air. Seperti dokumen jemaah, layanan jemaah untuk manasik haji, persiapan di emberkasi, terutama di asrama haji dan koordinasi dengan Kementerian Kesehataan.
Terkait dengan pemberangkatan, Kementerian Agama sudah melakukan penandatanganan perjanjian pengangkutan udara jemaah haji Indonesia dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian. Penerbangan jemaah haji tahun 2018 ini menggunakan sistem carter dan tanpa transit.
"Tentu kita tunggu pelunasan. Pemberangkatan haji tahun ini rencananya 17 Juli. Kerjasama dengan maskapai sudah dilakukan dan lebih siap dari tahun sebelumnya karena sampai pada persiapan pesawat, jenis, dan awak crew kabin dan sudah ada peningkatan," katanya.
Mastuki menambahkan, Garuda Indonesia misalnya, sudah menyiapkan layanan cabin crew terbaiknya khusus untuk memenuhi harapan jemaah haji. Seperti menyediakan tayangan bernuansa Islami, dan juga tersedianya pilihan menu yang disesuaikan dengan selera daerah masing-masing jemaah sesuai hasil meal test di setiap embarkasi.
"Karena kalau maskapai ini sama-sama dari pemerintah jadi baik dari Indonesia maupun Saudi sama-sama memberikan yang terbaik. Apalagi soal makan, dua maskapai ini selalu memperhatikan makanan sesuai dengan selera jemaah," katanya.
![]()
Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler, Nasrullah Jasam menambahkan, persiapan dokumen jemaah haji terus ditingkatkan. Seseuai dengan pelaksanaan pelunasan tahap pertama, timnya sedang meneliti lembaran setoran awal jemaah untuk dibandingkan secara fisik terhadap foto jemaah yang kemungkinan bisa berubah dan juga data disesuai dengan paspor.
