Strategi BG Atasi Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol. Budi Gunawan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

VoxPop - Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan menuturkan, pasca perang dingin, Indonesia berada di tengah-tengah pertarungan ideologi yang memengaruhi cara pandang sebagai sebuah bangsa. Menurutnya, situasi itu mengancam kebhinekaan yang selama ini menjadi ruh.

img_title 3 Fitur Game Online yang Disukai Pelaku Terorisme dan Radikalisme

"Ancaman masuknya ideologi asing dapat menggoyahkan ketahanan ideologi nasional, dan berdampak pada kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara," kata BG, sapaan akrabnya, dalam keterangan resminya, Sabtu, 28 April 2018.

BG mengatakan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan lebih dari 663 kelompok suku besar dan 652 bahasa. Dia pun memberikan sejumlah solusi dan strategi dalam menangkal paham radikalisme, terorisme, dan intoleransi.

img_title BNPT: 112 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Media Sosial Sepanjang 2025

Antara lain, mendorong peningkatan peran masyarakat, mahasiswa dan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar yang memiliki 80 juta anggota untuk aktif dalam pengelolaan interaksi sosial di ranah publik.

"Termasuk pemberdayaan ekonomi lokal di lingkungan pesantren dan masyarakat melalui UMKM dan koperasi serta penguasaan Iptek serta informasi dan tentunya bekerja sama dengan pemerintah mengatasi hal-hal untuk melawan intoleransi di negeri ini," tutur BG.

img_title BNPT Ungkap 21.199 Konten Radikal Sepanjang 2025, Anak Jadi Sasaran Rekrutmen Terorisme

BG menyampaikan pernyataannya itu dalam forum Musyawarah Nasional VI Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (Munas BEM PTNU) yang dihadiri seluruh pengurus BEM PTNU dari 272 kampus se-Indonesia. Dia berharap, mahasiswa dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama berperan aktif dalam menangkal radikalisme dan terorisme untuk memperkokoh NKRI.

Olah TKP ledakan bom rakitan yang dibawa seorang pelajar ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatra Barat

Wamenag Minta Publik Tak Langsung Kaitkan Ledakan di MAN 3 Padang dengan Radikalisme

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i mengatakan pengalaman dari sejumlah kasus sebelumnya menunjukkan dugaan awal tidak selalu terbukti setelah penyelidikan selesai.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut