Perintah Kapolri: Tembak Mati Begal Pemudik

Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Sumber :

VoxPop – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Pol Tito Karnavian memerintahkan dua polda, yakni Lampung dan Sumatera Selatan, untuk menembak mati pelaku begal.

img_title Sahroni Dukung Polisi Masifkan Pemasangan CCTV di Jakarta: Cegah Begal dan Kriminal Jalanan

Tito mengatakan, tidak ada kata ampun bagi begal, mereka harus ditindak tegas. Penjara pun tak pantas untuk mereka.

"Nanti, kalau (pelaku begal) ketangkap tembak-tembakin saja, sudah saya perintahkan itu," kata Tito di Posko Terpadu Angkutan Lebaran (Angleb) 2018, di Terminal Terpadu Merak (TTM), Kota Cilegon, Banten, Senin 11 Juni 2018.

img_title Seniman Tato Kota Tua Beralih Jadi Begal karena Butuh Uang

Menurut Tito, begal harus ditembak mati, agar tidak membahayakan pemudik. Diketahui, begal di dua wilayah itu, kerap beraksi dengan sasaran utama pemudik yang melintas di wilayah aksi mereka.

"Ini sudah ada yang tertangkap, tertembak mati. Saya perintahkan Kapolda Lampung dan Kapolda Sumsel lakukan operasi khusus begal," ujar Tito.

img_title Imbas Kasus Pembegalan, Warga Badui Sementara Diminta Tidak Berjualan Madu ke Jakarta

Sedangkan angka kecelakaan lalu lintas, menurun sebanyak 30 persen dibandingkan arus mudik tahun 2017 lalu.

"Angka kecelakaan ada 100 kecelakaan, tetapi tidak ada kecelakaan signifikan. Itu jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya, di masa hari yang sama, jadi turun 30 persen," kata dia. (asp)

Ilustrasi Begal.

Viral Pemuda Ngaku Jadi Korban Begal hingga Jari Putus Demi Konten, Padahal Potongan Wortel

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, tidak pernah terjadi aksi begal. BW mengakui seluruh cerita yang disampaikannya merupakan rekayasa.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut