Soal Bom Pasuruan, Istana: Sudah Ada UU Terorisme Toh

Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Agus Rahmat

VoxPop - Presiden Joko Widodo sudah mendapat laporan terkait ledakan bom di Pasuruan Jawa Timur, Kamis sore, 5 Juli 2018. Hal itu dipastikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

img_title Istri yang Tahu Aktivitas Terorisme Suami Bisa Diproses Hukum

Pratikno mengatakan dalam persoalan dugaan terorisme yang terjadi di Pasuruan itu, kepolisian sudah tahu langkah apa yang harus dilakukan. Apalagi, undang-undang tentang terorisme baru disahkan.

"Polri sudah tahulah apa yang harus dilakukan. Apalagi sekarang sudah ada UU Terorisme toh?" kata Pratikno, di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

img_title Polisi Lacak Pengunggah Foto Bocah Korban Bom Pasuruan

Dengan undang-undang baru itu, kata dia, kepolisian terutama Densus Anti-Teror Mabes Polri, jauh lebih leluasa dalam bertindak. Karena sudah punya alasan hukum, dalam mengantisipasi aksi terorisme.

"Ya punya landasan hukum," kata mantan Rektor Universitas Gajah Mada itu.

img_title Ngeri, Ternyata Teroris Pasuruan Mau Bom TPS

Sebelumnya, sebuah ledakan diduga bom terjadi di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera.

"Iya ada ledakan diduga bom," kata Frans kepada VoxPop, Kamis, 5 Juli 2018.

Frans menuturkan, akibat ledakan tersebut seorang anak kecil berusia 6 tahun mengalami luka. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci terkait insiden tersebut. (ase)

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

Pemilik Bom Pasuruan Ingatkan Kapolri pada Perampokan Bank di Medan

Abdullah adalah kawan seorang di antara komplotan perampok di Medan.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut