Ridwan Kamil Anggap Pelayanan Publik Beberapa Daerah Jabar Masih Buruk

Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil (ketiga dari kiri).
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop – Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah menetapkan standardisasi untuk aparatur sipil negara (ASN) di provinsi itu, demi merealisasikan janji politiknya selama lima tahun mendatang.

img_title Iklan Judi Online Mejeng saat Streaming Debat Pigu Jabar, KPU Kasih Penjelasan

Menurutnya, kualitas pelayanan publik oleh aparatur sipil negara di masing-masing daerah pada bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) masih berada dalam kondisi kurang memuaskan.

“Standardisasi pelayanan publik kayak SAKIP-nya masih buruk di kota-kota (beberapa daerah di Jawa Barat) lain. Harus menjadi kualitas terbaik termasuk ukuran kinerja ASN objektif, terukur, dan produktif,” ujar Ridwan di Bandung pada Senin 20 Agustus 2018.

img_title Dedi Mulyadi-Erwan Dinilai Bisa Bawa Jawa Barat sebagai Lokomotif Ekonomi Indonesia

Ridwan mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan inovasi-inovasi program pelayanan. Dia berambisi mengalahkan provinsi lain dalm hal penciptaan inovasi-inovasi itu.

Langkah pertama, katanya, setiap OPD diwajibkan memiliki sedikitnya satu saja inovasi per tahun. Maka, kalau ada 20 OPD, berarti sedikitnya ada 20 gagasan inovasi setiap tahun di Jawa Barat.

img_title Bukan Karbitan, Ronal Surapradja Cawagub Jabar Ternyata Eks Caleg PDIP

Gubernur dan wakil gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, memasuki tahap sinkronisasi janji politiknya untuk pembangunan tahun ke depan. Berikut janji politiknya:

1. Satu Desa, Satu Perusahaan

Ridwan Kamil optimistis bisa menerapkan salah satu program pembangunan daerah dengan konsep Satu Desa, Satu Perusahaan saat dilantik menjadi gubernur. Menurutnya, konsep Satu Desa, Satu Perusahaan sangat rasional, urgent, dan efektif dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Jabar.

Salah satu contoh daerah berhasil mengembangkan konsep itu adalah Desa Sukawera, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Di desa ini warganya berhasil mengembangkan budidaya lele dan jamur merang dengan pendapatan di atas UMR Jabar.

Jika langkah itu berhasil dilakukan dalam lima tahun ke depan, diyakini persoalan kemiskinan di Jabar dapat diatasi dan mengalami peningkatan yang pesat dan merata di sejumlah daerah. 

2. Ciptakan Satu Destinasi Wisata Baru di Daerah

Setiap kali berkampanye ke berbagai daerah di Jabar, Ridwan Kamil selalu melirik potensi wisata di kabupaten/kota itu. Alasannya, potensi pariwisata akan memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke daerah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut