Sidak ke Pasar, Mentan Pastikan Stok Beras Aman
- Bayu Nugraha
"Kami harus yakinkan produksi di musim kemarau tetap berjalan dengan baik. Paradigma lama memang menyebutkan di musim kemarau produksi berkurang,” tuturnya.
Sekarang sudah ada paradigma baru bahwa dengan teknologi baru, bisa meningkatkan penanaman di musim kemarau hingga dua kali lipat. “Sebelumnya hanya 500 ribu hektare, sekarang bisa meningkat menjadi 1 juta hektare,” katanya.
Untuk menjaga petani tetap produktif di musim kemarau, Amran menuturkan, Kementan bersinergi dengan kementerian/lembaga lain untuk membangun infrastruktur pengairan. Bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementan memfasilitasi pembangunan embung, irigasi, dan sumur.
"Kami juga telah mengirimkan puluhan ribu bantuan pompa air ke seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyarankan agar pedagang mengambil atau membeli beras langsung dari gudang milik Bulog. Sebab, stok beras di gudang Bulog saat ini mencukupi.
"Kalau mau beli beras sepert ini di gudang Bulog banyak, bilang ke semua penjual yang di sini ya. Gudang Bulog itu penuh," ujar Waseso.
Bulog menggelontorkan sebanyak 10.000-15.000 ton per hari dalam Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP-CBP) dengan ketentuan harga gudang Rp8.100 per kilogram untuk wilayah 1 (Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi).
Kemudian untuk wilayah 2 seperti Sumatera kecuali Lampung dan Sumatera Selatan serta NTT dan Kalimantan seharga Rp8.600 per kilogram dan Rp8.900 per kilogram untuk wilayah 3 Maluku serta Papua.
