Polisi Belum Simpulkan Penembakan Gedung DPR Peluru Nyasar

Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto.
Sumber :

VoxPop – Polisi belum menyimpulkan dua tembakan yang menembus ruang kerja dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di lantai 13 dan 16 Gedung DPR, Senayan, Jakarta, sebagai insiden peluru nyasar.

img_title Kapolri Resmi Lantik 6 Kapolda Baru dan 2 Pejabat Mabes Polri, Ini Daftar Lengkapnya

Menurut Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya masih menyelidiki insiden yang terjadi Senin, 16 Oktober 2018 itu.

"Masih diperiksa. Nanti kalau sudah selesai diperiksa, pasti diinformasikan," ujar Ari di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018.

img_title Kompolnas Awards 2026 Resmi Digelar, Satker Polri Terbaik Bakal Dapat Penghargaan Khusus

Ari Dono menyampaikan, penyelidikan mencakup uji balistik terhadap proyektil yang ditemukan. Kemudian uji kesesuaian terhadap senapan-senapan yang dicurigai digunakan untuk menembakkannya. 

Saat ini, peluru diduga ditembakkan oleh seorang anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) dari Lapangan Tembak Senayan.

img_title Soal Usul Perampingan Mabes Polri dan Penguatan Polsek, Begini Respons Kapolri

"Proyektil yang kami temukan itu akan diperiksa menggunakan sarana tertentu untuk disesuaikan dari hasil investigasi, letusan mana yang kira-kira memungkinkan," ujar Ari.

Menurut Ari, Kepolisian baru akan melakukan langkah selanjutnya usai proses uji balistik tuntas. Proses itu bisa berupa penetapan insiden sebagai kasus pidana, terlepas dari kesimpulan kejadian sebagai kesengajaan atau hanya kelalaian.

"Intinya tugas kami di Kepolisian untuk membuktikan itu peluru siapa, kemudian mengapa sampai ada peluru di situ," ujar Ari. (mus)

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir (tengah)

Pigai Usul Sertifikasi HAM Jadi Syarat Kenaikan Pangkat Polisi, Begini Respons Mabes Polri

Menanggapi hal itu, Kepala Divisi (Kadiv Humas) Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa pihaknya sudah memiliki mekanisme dan prosedur kenaikan pangkat.

img_title
VoxPop.co.id
18 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut