Angka Kekerasan Meningkat, Begini Terobosan Keren Komnas Perempuan

Ketua Komnas Perempuan Azriana RM
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

VoxPop – Laporan terkait kasus kekerasan terhadap perempuan yang masuk ke Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan terus meningkat. Rata-rata dari data Komnas Perempuan, angka laporan pengaduan kekerasan mencapai 100 kasus setiap bulan.

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

Kekerasan terhadap perempuan yang diadukan itu berasal dari laporan yang beragam. Merespons melonjaknya laporan kekerasan ini, Komnas Perempuan pun bikin terobosan agar menciptakan kemudahan dalam proses pengaduan.

Ketua Komnas Perempuan, Azriana R. Manalu, menekankan terobosan yang dilakukan pihaknya dalam persoalan ini dengan mengimplementasikan teknologi cloud contact center. Menurutnya, dengan cara ini, korban bisa dipermudah dalam proses pengaduan. Selain itu, hal ini demi kenyamanan korban.

img_title Tegas! Guru Sekolah Rakyat yang Lakukan Kekerasan Terhadap Siswa Langsung Dipecat

“Selama ini kan masih manual dan tenaga relawan kami masih terbatas. Adanya teknologi cloud contact center bisa mendukung upaya kami untuk mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan lebih optimal,” kata Azriana dikutip dari keterangan resminya, Sabtu, 8 Desember 2018.

Dia mencontohkan selama ini kendala dalam pengaduan misalnya ketika hari libur. Kata dia, saat hari libur di luar jam kantor atau seperti waktu tengah malam sulit menerima pengaduan.

img_title Meski Diduga Alami Kekerasan Oleh Oknum Polisi, Korban Akui Menyesal Pada Diri Sendiri, Kenapa?

"Kalau dengan perangkat lama kami, pas hari libur atau di luar jam kantor misalkan tengah malam, itu kan tidak bisa. Tapi, dengan perangkat cloud contact center ini seluruh pengaduan bisa terekam,” jelasnya.

Bagi Azriana, kasus kekerasan terhadap perempuan saat ini sudah seperti fenomena gunung es. Sebab, yang tampak di permukaan hanya sedikit. Padahal, yang belum terungkap justru lebih besar.

"Dibutuhkan juga keberanian korban kekerasan untuk melaporkan kasusnya," tuturnya.

Kemudian, tentunya keberadaan teknologi cloud contact center ini diharapkan korban bisa meninggalkan pesan ketika menghadapi ancaman. Dengan perangkat ini maka menurut Azriana, pihaknya bisa mendengarkan rekaman sehingga bisa menelepon kembali pada waktu yang tepat.

Kelebihan sistem ini pula bisa menunjang kinerja Komnas Perempuan dalam memantau perkembangan kasus secara berkala. "Dengan melakukan panggilan dari database yang sudah disediakan," ujarnya.

Terkait terobosan teknologi cloud contact center, Komnas Perempuan menggandeng Telkomtelstra dan ipSCAPE.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut