Takut Kena Rabies, Warga Kepung Shelter Anjing di Bogor

Puluhan warga Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ramai-ramai mendatangi shelter anjing
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad AR

VoxPop – Puluhan warga Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ramai-ramai mendatangi sebuah shelter anjing di Kampung Cibitung, Kamis, 28 Februari 2019. Mereka memprotes dan mengancam membakar shelter karena takut ancaman rabies.

img_title Pengakuan Mengejutkan Pria yang Diduga Lecehkan Anjing Pomeranian di Kafe Jakut, Alasannya Bikin Polisi Geleng Kepala

Beruntung polisi siaga mencegah kericuhan karena sedari awal sudah mendapatkan informasi tentang keluhan-keluhan masyarakat setempat. Aparat Polisi dibantu TNI dan Satpol PP langsung mengamankan lokasi tersebut sekaligus berkoordinasi dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

"Kami sedang melakukan mediasi [dengan] para tokoh masyarakat Desa Wargajaya untuk menjaga kondusivitas," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukamakmur, Iptu Hendra Kurnia kepada VoxPop.

img_title Kabar Terbaru Kasus Pria Diduga Lecehkan Anjing Pomeranian di Kafe Jakut

Meski tak ada kericuhan, warga tetap memprotes dan menuntut pemerintah menutup tempat itu. Seorang warga bernama Acep Makmum (38 tahun), misalnya, menengarai anjing-anjing di tempat itu penyakitan dan dikhawatirkan menular kepada warga di sekitarnya.

Di lokasi tersebut juga ditengarai melakukan pemotongan hewan. Pasalnya, aparat gabungan menemukan 80 ekor anjing yang ditangkarkan di sebuah kandang. Warga mengancam akan membakar jika tempat itu tidak segera ditutup. (mus)

img_title Geger! Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Terancam 1 Tahun Pidana
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menkes Minta Pemda Anjing-Kucing Diberi Vaksin Rabies: Kalau Sudah Digigit, Biayanya Mahal

Menkes Budi menjelaskan sesuai rekomendasi dari WHO, vaksinasi rabies untuk hewan dinilai lebih murah dan efektif untuk menekan kasus rabies pada manusia.

img_title
VoxPop.co.id
23 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut