Pejabatnya Diciduk KPK, Imigrasi Mataram Klaim Pelayanan Tak Terganggu

Lobi utama Kantor Imigrasi Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat usai penangkapan tiga pejabatnya oleh KPK pada Selasa, 28 Mei 2019.
Sumber :
  • VoxPop/Satria Zulfikar

VoxPop – Kantor Imigrasi Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat mengklaim aktivitas pelayanan kepada masyarakat tak terganggu setelah tiga pejabatnya, termasuk sang kepala, terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

img_title 10 WNA Asal China Kedapatan Jadi Buruh Bangunan di Pluit, Langsung Dideportasi

Pelayanan publik di Kantor Imigrasi Mataram tetap berjalan seperti biasa dan masyarakat dapat mengurus paspor.

"Kami pastikan pelayanan berjalan normal karena Kanwil Kemenkumham NTB telah menunjuk Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Rahmat Gunawan," kata Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Kota Mataram, Denny Chrisdian, pada Selasa, 28 Mei 2019.

img_title DPR Minta Imigrasi Cek Status Tinggal WNA Komunitas Lari yang Larang WNI Bergabung di Bali

KPK menangkap tangan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie, dan tiga pejabat Imigrasi Mataram lainnya pada Senin dan Selasa dini hari. Dua pejabat lainnya, antara lain Yusriansyah Fazrin, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian; dan Ayyub Abdul Muqsith, penyidik PNS Imigrasi Mataram.

KPK dibantu aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menangkap tiga pejabat itu, yang diduga menerima suap dalam perkara perpanjangan izin tinggal wisatawan asing di salah satu hotel berbintang di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

img_title Heboh Event Entourage Run Bali, Imigrasi Tegaskan WNA Tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia

KPK sudah menyegel ruang kerja Kepala Imigrasi. Namun, petugas Imigrasi sempat meminta izin mengambil paspor di ruang sang kepala agar pelayanan publik tak terganggu. (ren)

Pengurus MUI Karawang saat mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang

Banyak WNA di Karawang Masuk Islam, MUI Lapor Imigrasi

Cukup banyak warga negara asing yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang. Mereka berasal dari China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Jerman dan Finlandia.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut