Imigrasi Tanjung Perak Surabaya Klaim Sudah Bebas Pungli dan Calo

Suasana pelayanan kepada pemohon di Kantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.
Sumber :
  • VoxPop/Nur Faishal

VoxPop – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, terus melakukan pembenahan guna melayani masyarakat. Di antaranya memberikan prioritas layanan kepada pemohon kategori lanjut usia (lansia), balita, penyandang disabilitas, dan ibu hamil.

img_title 10 WNA Asal China Kedapatan Jadi Buruh Bangunan di Pluit, Langsung Dideportasi

"Untuk pelayanan kategori prioritas untuk lansia, balita, disabilitas, ibu hamil dan ibu menyusui tidak perlu mendaftar melalui APAPO," kata Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Romi Yudianto, kepada wartawan di kantornya, Rabu, 26 Juni 2019.

APAPO singkatan dari aplikasi pendaftaran antrean paspor online. APAPO dibuat guna membersihkan pelayanan pembuatan paspor dari praktik percaloan dan pungutan liar. "Aksi pungli dan praktik calo sudah tidak ada lagi di sini. Sebab, pendaftaran paspor langsung melalui APAPO," ujar Romi.

img_title DPR Minta Imigrasi Cek Status Tinggal WNA Komunitas Lari yang Larang WNI Bergabung di Bali

Dengan penerapan sistem berbasis teknologi informasi, interaksi antara pemohon dengan petugas Imigrasi makin berkurang. "Pemohon dapat mengisi formulir permohonan secara online. Selain itu, pembayaran juga dilakukan langsung melalui bank atau Kantor Pos, tanpa ada transaksi di Kanim Tanjung Perak," ujarnya.

Dia berharap, dengan peningkatan kinerja, Kantor Imigrasi Tanjung Perak akan mampu mendorong iklim investasi yang positif di dalam negeri bagi investor asing. Tak lupa, Romi pun mengingatkan aparatnya agar taat hukum dan berlaku profesional dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

img_title Heboh Event Entourage Run Bali, Imigrasi Tegaskan WNA Tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia

Romi menambahkan, pembenahan semacam itu dilakukan untuk mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. "Hal ini sebagai wujud kepedulian melayani masyarakat baik terhadap warga negara Indonesia maupun warga negara asing," katanya.

Pengurus MUI Karawang saat mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang

Banyak WNA di Karawang Masuk Islam, MUI Lapor Imigrasi

Cukup banyak warga negara asing yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang. Mereka berasal dari China, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Jerman dan Finlandia.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut