Kasus Kartel Tiket Pesawat Telah Masuk Persidangan di KPPU

Komisioner KPPU, Guntur Syahputra Saragih
Sumber :
  • VoxPop/Fikri Halim

VoxPop - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memproses kasus dugaan kartel dalam kenaikan harga tiket pesawat domestik. Kini, kasus itu telah masuk tahap pemeriksaan pendahuluan atau telah masuk persidangan.

img_title Meksiko Masih Mencekam, Militer Baku Tembak dengan Anggota Kartel-Puluhan Orang Tewas

"Sekarang masuk persidangan, tapi pemeriksaan pendahuluan. Di antara seri kasus maskapai, (kasus) tiket yang pertama masuk persidangan," kata Komisioner KPPU, Guntur Syahputra Saragih, di kantor KPPU, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019.

Meskipun demikian, jadwal persidangan lanjutan hingga kini masih belum dipastikan. Hingga kini, KPPU masih meneliti kelengkapan alat bukti adanya dugaan kartel tersebut.

img_title Kerusuhan Guncang Meksiko Usai Tewasnya Bos Kartel Narkoba, Kemlu Pastikan WNI Aman

"Dalam dua minggu akan dikabarkan tahap selanjutnya," ujar Guntur.

Guntur menjamin kasus tiket ini akan menjadi prioritas pihaknya. KPPU juga sebelumnya telah mengantongi lebih dari dua alat bukti, sebagai syarat untuk mengusut kasus ini.

img_title Operasi Pasukan Khusus Meksiko: 6 Anggota Kartel Narkoba Tewas, 3 Tentara Luka-luka

"Yang pasti bukan keraguan. Hanya saja memang harus memenuhi kecukupan alat bukti," kata Guntur.

Sebelumnya diberitakan, dalam perkara dugaan kartel ini ada persepakatan untuk menaikkan harga tiket pesawat domestik diduga dilakukan Garuda dan Batik Air pada kelas Full Service. Hal itu diduga juga terjadi pada maskapai penerbangan biaya murah atau Low Cost Carrier (LCC), yaitu Citilink, Lion dan Nam Air. (ase)

Ilustrasi narkoba.

AS Tawarkan Hadiah Rp 167,8 Miliar untuk Informasi Keberadaan Kakak Beradik Pemimpin Kartel Narkoba Sinaloa Meksiko

AS menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS (sekitar Rp167,8 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan para pemimpin kartel narkoba Sinaloa Meksiko.

img_title
VoxPop.co.id
27 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut