Dua Kali Politikus PDIP Diciduk KPK saat Kongres

Ilustrasi tahanan diborgol
Sumber :
  • ANTARA FOTO

VoxPop – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap dan memenjarakan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra, terkait kasus dugaan suap impor bawang putih.

img_title Megawati: Kader Tak Setia Lebih Baik Mundur dari PDIP

Nahasnya, penangkapan Nyoman dilakukan ketika partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut tengah mengadakan Kongres di Bali.

Catatan VoxPopnews, bukan kali pertama tim lembaga antirasuah itu membekuk kader PDIP saat berlangsungnya kongres. Sebelum Nyoman, KPK juga pernah menciduk legislator PDIP, Andriansyah, saat Kongres PDIP tahun 2015 silam.

img_title Puan Tegaskan Kongres PDIP Tunggu Arahan Partai

Berbeda kasus dengan Nyoman, Andriansyah waktu itu diciduk terkait kasus suap Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Sementara Nyoman Dhamantra dijerat sebagai tersangka suap pengurusan kuota dan izin impor bawang putih ke Indonesia. Selain Nyoman, status tersangka juga dilabeli KPK terhadap lima orang lainnya, yakni bos perusahaan PT Cahaya Sakti Agro (PT CSA) Chandry Suanda alias Afung, dua orang swasta bernama Doddy Wahyudi dan Zulfikar; Mirawati Basri yang merupakan orang kepercayaan Nyoman Dhamantra serta seorang swasta yang dekat dengan Nyoman Dhamantra bernama Elviyanto.

img_title Ganjar Tegaskan Kongres PDIP Diundur Bukan karena Kasus Hasto

Penetapan ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa intensif sejumlah pihak yang ditangkap dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) selama dua hari pada Rabu, 7 dan Kamis, 8 Agustus 2019.

Ketua KPK Agus Rahardjo menuturkan, kasus ini bermula saat Afung, pemilik perusahaan PT CSA yang bergerak di bidang pertanian, bekerja sama dengan Doddy untuk mengurus izin impor bawang putih untuk tahun 2019.

Doddy menawarkan pada Afung menggunakan 'jalur lain' yang dimilikinya untuk mengurus Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan. Namun, lantaran proses pengurusan yang tidak kunjung selesai, Doddy berusaha mencari kenalan yang bisa menghubungkannya dengan pihak-pihak yang dapat membantu pengurusan RIPH dan SPI tersebut.

"DDW (Doddy Wahyudi) pun berkenalan dengan ZFK (Zulfikar) yang memiliki kolega-kolega yang dianggap berpengaruh untuk pengurusan izin tersebut. ZFK memiliki koneksi dengan MBS (Mirawati Basri)  dan ELV (Elviyanto), pihak swasta yang diketahui dekat dengan INY (I Nyoman Dhamantra), Anggota Komisi VI DPR RI yang memiliki tugas di bidang Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, BUMN, Investasi dan Standarisasi Nasional," kata Agus di kantornya, Kamis malam, 8 Agustus 2019.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut