Massa Berikat Kepala Merah Rusak Musala, Bupati: Salat di Rumah Dulu

Masala Al Hidayah di Perum Agape, Minahasa Utara yang dirusak massa.
Sumber :
  • Agustinus Hari

Kapolres Minut, AKBP Grace Krisna D Rahakbau sangat menyesal atas kejadian tersebut. “Saya tahu orang Minut itu sangat ramah. Dan mohon percaya kepada kami sebagai aparat untuk pengamanan,” katanya.

img_title 10 Kota Intoleran di Indonesia, Kota Terkenal Ini Masuk ke Daftar

Kapolres menuturkan, bersama Bupati Minut Vonnie Panambunan serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat bersama menyikapi persoalan itu.

“Barusan kami melaksanakan rapat Forkopimda. Dan oleh bupati, tokoh agama dan perwakilan ormas sepakat bahwa terjadi kesalahpaham.  

img_title Prabowo Hadiri Natal Nasional di Surabaya Bareng Jokowi, Masyarakat Antusias Minta Selfie

“Ke depan ibu bupati setuju lahan tersebut akan dijadikan masjid, namun harus melengkapi persyaratan. Kemudian kegiatan di BPU dihentikan sampai surat-surat pendirian masjid selesai,” katanya.

Pantauan di lokasi kejadian, aparat kepolisian dari Polda Sulut dan Polres Minut berjaga-jaga di lokasi kejadian dibantu TNI. BPU untuk sementara telah dipasang garis polisi. 

img_title Emak-emak Berkerudung Masuk ke Gereja, Hal Baik Ini yang Dilakukan

Penolakan massa terhadap Masala Al Hidayah bukan pertama kali terjadi. Pada Juli 2019, seorang kepala desa di Sulawesi Utara diviralkan melakukan pelarangan ibadah bagi umat Muslim di Perum Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Pelarangan ibadah itu dilakukan dengan menyegel pintu masuk musala menggunakan kayu. Warga mempermasalahkan Balai Pertemuan Al Hidayah di tempat tersebut. Aksi penyegelan dilakukan setelah ada desakan dari warga sekitar.

Lengkapnya baca juga:

Kepala Desa di Minahasa Utara Diviralkan Segel Musala

Orang-orang Berikat Kepala Merah Rusak Musala di Minahasa Utara

Perwakilan umat Buddha dari WALUBI dan KCBI Kalimantan Selatan saat membagikan takjil

Indahnya Toleransi! Umat Buddha di Banjarmasin Bagikan 1.200 Takjil untuk Warga Muslim

Di momen hari ke-8 Ramadan 1446 Hijriah, mereka berangkat dari Vihara Duta Prabha membawa 1200 paket takjil untuk dibagikan pada para umat Muslim yang akan berbuka puasa.

img_title
VoxPop.co.id
9 Maret 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut