RI Realistis, Lawan China Jangan Pakai Militer karena Pasti Kalah

Mahfud MD saat Ditemui VoxPop di Jakarta
Sumber :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

VoxPop – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD turut menandatangani kesepakatan bersama terkait Laut Natuna Utara bersama Bakamla dan sejumlah instansi lainnya. Mahfud mengakui hal ini dilakukan karena terdorong aksi kerap masuknya kapal-kapal China ke Laut Natuna yang tak menghormati wilayah ZEE Indonesia.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

"Nelayan-nelayan China yang terkadang dilindungi oleh pemerintah China itu mencuri ikan di sana. Melanggar hak berdaulat kita. Itu ancaman terhadap integrasi teritori, kekuatan teritori kita," kata Mahfud di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 21 Februari 2020.

Untuk melawan China, Mahfud menekankan caranya yakni dengan hukum internasional. Mahfud mengakui jika dengan adu kekuatan militer maka Indonesia bisa kalah.

img_title Ketum PSSI: China Ikut Berebut Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

"Kalau kita adu kekuatan bersenjata dengan yang jumlahnya lebih banyak, China besar sekali. Penduduknya 1,3 miliar, pasti lebih besar kekuatannya dari Indonesia. Sehingga kalau kita hadapi secara fisik hitungan matematis, ya kita bisa kalah," ujar Mahfud lagi.

Namun Mahfud meyakinkan Indonesia pasti tetap melawan hal tersebut dengan hukum-hukum internasional. Salah satunya dengan menguatkan kerja sama dan koordinasi dengan lembaga terkait.

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

"Sehingga kita akan tetap mempertahankan wilayah itu sebagaimana amanat konstitusi. Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah itu artinya melindungi teritori," kata mantan Ketua MK ini.

Dia juga menyebutkan, patroli di kawasan Natuna akan ditambah untuk mencegah pencuri ikan sekaligus melindungi kekayaan laut Indonesia. 

Ilustrasi kebakaran

Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Komandan Damkar Kosambi, Ahmad Husni menjelaskan kebakaran terjadi di salah satu bangunan di kawasan Day Night District (DND) PIK 2 dan 3 WNA China berhasil dievakuasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut